Kelapa merupakan tanaman yang ada disetiap rumah tangga petani dipedesaan bahkan kepemilikan pohon kelapa dibilang banyak dalam arti lebih dari cukup jika untuk pemenuhan kebutuhan dapur, hanya karena harga yang sering murah terkadang petani kelapa sulit menjualnya, salah satu solusi yang bisa dilakukan adalah dengan membuat kelapa.Kopra putih adalah nama lain dari kopra yang memiliki kualitas sangat bagus. Ciri utama dari kopra putih adalah lebih bersih dan tidak adanya jamur. Manfaat utama dari kopra putih yaitu untuk bahan pembuatan kosmetik. Cara pembuatannya pun tidak terlalu berbeda dengan pembuatan kopra biasa (kopra pada umumnya).Kopra putih di buat dengan alat pemanas (oven kopra putih), alat ini di usahakan agar tidak masuk kedalam ruang pemanas. Panas/asap yang di hasilkan dari tungku yang di alirkan kedalam ruang pemanas menggunakan blower.Cara pembuatan kopra putih :1. Buah kelapa yang sudah tua (umur minimal 9 bulan) dibelah menjadi 2 bagian, kemudian disusun di dalam oven/pemanas menghadap kebawah.2. Tutup rapat – rapat dengan terpal atau plastik3. Asapi dengan sulfur/belerang selama ± 4 jam, hal ini dilakukan agar dalam penyimpanan kopra tetap aman dari serangan jamur.4. Setelah diasapi dengan belerang masukkan kopra kedalam oven selama ± 24 jam dengan suhu 60 °C – 80 °C 5. Cungkil kelapa dengan hati- hati jangan sampai rusak, usahakan cukilan berbentuk mangkok.6. Masukkan kedalam oven, disusun menghadap ke atas, hal ini bertujuan agar daging buah tidak gosong (berwarna hitam)7. Kelapa di oven selama ±24 jam dengan suhu 60 °C – 80 °C8. Keluarkan kopra dari oven dan biarkan sampai agak dingin kemudian kemas dengan karung strimin.9. Simpan ditempat kering (gudang tertutup).10. Lakukan pengasapan dengan belerang 1 bulan sekali untuk menghindari tumbuhnya jamur.Alat yang diperlukan :1. Oven dengan kapasitas 0,5 ton, 1 ton atau 2 ton dan atau sesuai kebutuhan.2. Alat cungkil / mesin cungkil3. Terpal atau plastik 6 X 8 meter4. Karung striminSemoga dengan pengetahuan akan pembuatan kopra ini dapat memecahkan persoalan bagi petani kelapa yang kesulitan menjual kelapanya pada saat harga kelapa murahOleh : Nurkasim, THL-TBPPBPP Grabag DINPPKP Kab.Purworejo