Loading...

PEMBUATAN MOL BUAH-BUAHAN

PEMBUATAN MOL BUAH-BUAHAN
PEMBUATAN MOL BUAH - BUAHAN Mikro Organisme Lokal atau MOL Merupakan makhluk hidup yang sangat kecil dengan kemampuan sangat pentingdalam kelansungan daur hidup biota didalam biosfer. Mikroorganisme mampu melaksanakan kegiatan atau reaksi biokimia untuk melansungkan perkembangbiakansel. Mikroorganisme digolongkan kedalam golongan protista yang terdiri dari bakhteri, fungi, frotozoa dan algae (Darwis dkk, 1992) Mikro Organisme Lokal atau MOL adalah mikroorganisme yang dimanfaatkan sebagai starter dalam pembuatan pupuk organik padat maupun cair. Bahan utama mol terdiri dari beberapa komponen yaitu karbohidrat, glukosa dan sumber mikroorganisme. Bahan dasar untuk permentasi larutan moldapat berasal dari hasil pertanian, perkebunan, maupun limbah organik rumah tangga. Mikroorganisme dapar diperoleh dari limbah organik seperticucian beras, singkong, gandum, rumput gajah dan daun gamal. Sumber glukosa berasal dari cairan gula merah, gula pasir dan air kelapa serta sumber mikroorganisme dari kulit buah yang sudah membusuk, terasi, keong, nasi basi dan urin sapi. (Hadinata, 2008) Cara Membuat MOL dari Buah – buahan busuk yang sudah tidak bisa dimakan lagi bisa dimanfaatkan untuk sebagai MOL (Mikro Organisme Lokal). MOL yang dibuat dari buah-buahan busuk ini bisa digunakan untuk pengomposan maupun untuk disemprotkan ke tanaman. Keunggulan pengunaan MOL yang paling utama adalah murah bahkan tanpa biaya. Bahan - bahan yang digunakan untuk membuat MOL harus mengandung Karbohidrat, glukosa, dan Bakteri, ketiga komponen itu menjadi sangat penting agar MOLyang dihasilkan berkualitas. Adapun Alat dan bahan yang diperlukan adalah: Bahan-bahan: Buah-buahan yang sudah busuk. Bisa buah apa saja: pepaya, pisang, jambu, tomat dan alpukat( kecuali manggis) Sebanyak 10 kg Air kelapa 10 Ltr Gula pasir 1 kg. Alat: Ember/kaleng cat isi 20 ltr Selang timbang air 0,5 meter Botol air mineral ukuran sedang 1 buah Plastik hitam ukuran 1 meter lakban Cara Pembuatan: Masukkan air kelapa ke dalam dalam ember Tambahkan gula pasir. Aduk rata dengan tangan Masukkan Limbah buah-buahan kedalam ember tadi sembari buah buahan dihancurkan dengan tangan. Semua bahan diaduk sampai tercampur merata. Tutup ember dengan plastik hitam, lalu diikat dengan lakban Beri lubang untuk aerasi. Lubang aerasi ini menggunakan selang timbang air,agar tidak dimasuki oleh lalat atau serangga lain.dan dialirkan melalui botol air mineral. Semua bahan kemudian difermentasi selama 10-15 hari sebelum digunakan. Cara Penggunaan: MOL ini bisa digunakan untuk pengomposan maupun untuk penyemprotan ke tanaman. Untuk pengomposan: encerkan larutan fermentasi sebayak 1 agua gelas ditambah 15 ltr air Kemudian disemprotkan ke bahan-bahan yang akan dikomposkan. Untuk penyemprotan tanaman: larutkan larutan fermentasi 1 agua gelas ditambah 15 ltr air. Penyemprotan dilakukan pada pagi hari atau sore hari ke permukaan daun. Penyemprotan dilakukan berselang 2 minggu Penulis Reni Damayanti, SP (BPP Kecamatan Sangir)