Loading...

PEMBUATAN MOL BUAH MAJA

PEMBUATAN MOL BUAH MAJA
PEMBUATAN MOL BUAH MAJA Tanaman maja nama ilmiahnya bernama Aegle Marmelos. Tanaman ini dapat dimanfaatkan mulai dari daun, batang/kulit batang, akar dan buahnya. Hampir seluruh bagian tanaman bisa bersifat antibiotik. Manfaat tanaman maja antara lain : 1. Buah maja : pestisida alami, bahan pembuat MOL/pengganti gula, bersifat anti bakteri, penurun panas, dll. Kandungan di dalamnya adalah alkaloid, flavonoid dan tanin. 2. Daun muda maja dapat digunakan untuk sakit kepala 3. Rebusan kulit batang buah maja dapat digunakan untuk mengobati luka atau borok, kudis, eksim. 4. Ranting buah maja dapat digunakan sebagai membunuh ikan MOL Buah Maja Mikro Organisme Lokal (MOL) adalah cairan yang terbuat dari bahan-bahan alami yang disukai sebagai media hidup dan berkembangnya mikro organisme yang berguna untuk mempercepat penghancuran bahan-bahan organik atau sebagai dekomposer dan sebagai aktivator/ atau tambahan Nutrisi bagi tumbuhan yang disengaja dikembangkan dari mikro organisme yang berada di tempat tersebut. Bahan-bahan tersebut diduga berupa zat yang dapat merangsang pertumbuhan dan perkembangan tanaman (fitohormon) seperti : giberlin, sitokinin, auxin, dan inhibitor. Tujuan : 1. Untuk mengembangkan biang penghancur bahan organik (dekomposer) 2. Menambah aktivasi tumbuhan dan tambahan nutrisi bagi tanaman Manfaat MOL 1. Sebagai starter dalam proses dekomposisi bahan organik 2. Sebagai starter untuk pupuk organik cair bagi tanaman 3. Penyedia nutrisi bagi tanaman 4. Membantu kelancaran penyerapan unsur hara/ nutrisi oleh akar tanaman, karena kandungan elektrolitnya. Sekarang ini yang akan kita bahas adalah buah maja yang bisa kita gunakan untuk membuat pupuk organik cair. MOL dapat digunakan sebagai pupuk cair pada aplikasi pemupukan. Bisa juga MOL sebagai ZPT (Zat Perangsang Tumbuh). Selain itu, MOL dapat juga sebagai pengurai atau "pabrik pupuk" sehingga unsur hara dapat diserap oleh akar tanaman. Bahan Utama Pembuatan MOL (Syarat terbentuknya MOL) Untuk memahami cara pembuatan MOL, ada beberapa poin yang harus dipahami terlebih dahulu. Minimal, ada 3 poin yang harus ada dalam pembuatan setiap MOL. 1. Ada Bahan Yang Akan Digunakan (Bibit/ Media bakteri yang berasal dari bahan-bahan alami). Apa bahan tsb? Sangat banyak. Dan tersedia di sekitar lingkungan kita. Bahan-bahan ini dapat dikategorikan ke dalam tahapan/fase pertumbuhan tanaman · Pertama, Dominan unsur N : Rebung, Daun Gamal, pucuk-pucuk daun, dll. MOL ini sangat baik, untuk pertumbuhan vegetatif awal tanaman. · Kedua, unsur N dan P agak berimbang : bonggol pisang, keong mas, buah-buahan, limbah dapur, dll MOL ini sangat baik, untuk pertumbuhan vegetatif susulan tanaman. · Ketiga, Dominan unsur P : batang pisang, biji coklat, dll MOL ini sangat baik, untuk aplikasi masa primordial tanaman. · Keempat, Dominan unsur K : sabut kelapa, ampas teh, dll MOL ini sangat baik, untuk aplikasi pengisian bulir. 2. Ada Bahan sebagai Sumber Karbohidrat (Makanan dalam bentuk Karbohidrat) Dari bahan-bahan tsb, nantinya akan muncul MO. Nah, MO ini butuh "makanan" untuk mengolah bahan-bahan tersebut. Oleh sebab itu, diberikan sumber karbohidrat tersebut. Sumber karbohidrat tersebut bisa berupa : air cucian beras (lira), dedak, nasi, gabah/beras yang ditumbuk, jagung yang dihaluskan, dll 3. Ada Bahan sebagai Sumber Energi (Makanan dalam bentuk glukosa) Untuk sumber energi ini, biasa dalam bentuk bahan-bahan yang manis. Misalnya: molase/tetes tebu, gula merah, gula aren, gula pasir, air kelapa, isi buah maja matang, batang tebu, dll CARA PEMBUATAN MIKRO ORGANISME LOKAL (MOL) MAJA : 1. Bahan : a. Buah Maja b. Air kelapa c. Air cucian beras d. Gula pasir 2. Alat : a. Stoples besar b. Selang plastik (selang waterpass) sepanjang 1 meter c. Lilin d. Sendok makan e. sendok kayu besar f. Botol bekas minuman mineral/Aqua Cara pembuatan: 1. Lubangi penutup stoples kurang lebih 1 mm, masukkan selang melalui lubang sedalam 5 cm, kemudian untuk kerapatannya, lapisi dengan lilin di sekitar lubang, agar nantinya kedap udara. 2. Masukkan air dari satu buah kelapa ke dalam stoples besar. 3. Buah maja yang sudah dibelah menjadi dua juga dimasukkan ke dalam stoples berisi air kelapa. 4. Buah maja yang dimasukkan dalam stoples kemudian dilumat dengan tangan sambil menuangkan air cucian beras/air leri dengan perbandingan 1 belahan buah maja dengan 2 kali air cucian beras dengan menggunakan takaran tempurung buah maja tersebut. 5. Masukkan gula pasir ke dalam campuran ol tersebut. 6. Tutup stoples yang berisi campuran tersebut. Usahakan selang yang berada di dalam tidak menyentuh campuran tsb. 7. Selang kemudian dihubungkan dengan botol yang telah diisi dengan air biasa,berfungsi sebagai tempat sirkulasi udara. 8. Campuran didalam stoples ini diaduk 1-5 menit setiap harinya dengan menggunakan sendok kayu selama 15 hari. Tanda/ciri MOL yang sudah jadi: · Permukaan dipenuhi miselium · Bila dibau,seperti spiritus/alkohol · Warna coklat tua/kehitaman · Bila hendak digunakan perlu disaring · Ampasnya dapat digunakan sebagai pupuk · Dapat disimpan lama perbandingan 200 ml cairan MOL diencerkan dengan 10 liter air atau 400 cc cairan MOL diencerkan dengan 14 liter air dengan dosis 4,8 liter/ha. (Riri Yuniar Fathony, STP/BP3K Unter Iwes)