Pembuatan Pestisida Nabati Dari Bahan Balaku (tembakau, Laos, Kunir) + Serai
Pembuatan Pestisida Nabati dari Bahan BALAKU (Tembakau, Laos, Kunir) + Serai Senyawa kimia yang terkandung dalam tembakau antara lain alkaloida (nikotin), saponin, flavonoida dan politenol. Cara kerja:1) bersifat sebagai insektisida, 2) racun syaraf, kontak dan perut, 3) Fumigan (gas atau uap beracun untuk memberantas hama). Laos/Lengkuas mengandung bahan kimia flavonoid dan minyak essensial. Tumbuhan ini bersifat anti jamur. Sedangkan Kunyit/kunir mengandung senyawa kimia kurkumin, demetoksikurkumin dan minyak volatil (volatil oil). Cara kerjanya: 1) bersifat sebagai insektisida dan fungisida, 2) penolak (repellent). Serai wangi mengandung senyawa sitronela, mempunyai sifat racun dehidrasi. Racun tersebut merupakan racun kontak yang dapat mengakibatkan kematian karena kehilangan cairan terus-menerus. Serangga yang terkena racun ini akan mati karena kekurangan cairan. Selain itu cara kerjanya adalah bersifat sebagai insektisida, bakterisida, nematisida dan sebagai penolak (repellent). Bahan : Tembakau : 100 gr Laos : 250 gr Kunyit : 250 gr Serai : 5 batang Toples/wadah : 2 buah Cara pembuatan: Tembakau direndam kedalam 3 liter air selama semalam (wadah I) Laos, kunyit dan Serai ditumbuk halus dan direndam kedalam 3 liter air selama semalam (wadah II) Rendaman wadah I dan II masing-masing disaring dan dicampur dijadikan satu wadah. Siap digunakan untuk menyemprot tanaman yang terserang OPT dengan dosis 1 gelas ditambah air 14 liter. Penyuluh BPP Mayong : Fransiskus Alfandi CN, A.Md