Loading...

Pembuatan Pestisida Nabati untuk Pengendalian OPT Cabe

Pembuatan Pestisida Nabati untuk Pengendalian OPT Cabe
Setiawan Penyuluh Pelaksana Pemula Kecamatan Kalumpang Pestisida nabati adalah pestisida yang dibuat dari bahan bahan organik yang berasal dari bagian tumbuhan tertentu seperti daun, akar, buah, kulit batang dan bagian bagian lainya dari tumbuhan. Salah satu bahan yanng sering digunakan adalah daun srikaya dan air tembaku, karena bahan tersebut mengandung zat yang dari baunya tidak disukai oleh OPT yang sering menyerang tanaman cabe. Apabila ramuan pestisida tersebut diaplikasikan atau disemprotkan pada tanaman cabe akan melekat bau zat tersebut yang tidak disukai OPT sehinggga akan pergi mencari tanaman inang yang lain. Cara pembuatan pesitisida dari bahan tersebut di atas sangat mudah yaitu dengan mengambil 1 kg daun srikaya diblender, selanjutnya ditambahkan air sebanyak 2 ltr, disaring untuk diambil ekstraknya. Bahan campurannya adalah air rendaman tembaku sebanyak ½ kg direndam dengan air 1 ltr selama 1 malam setelah itu disaring. Kedua bahan tersebut dicampur menjadi satu dalam satu tempat yang tertutup misalnya jerigen untuk dibiarkan bermalam sampai 3 malam selanjutnya menjadi pestisida yang disebut SRIKO setelah itu dapat diaplikasikan. Aplikasi pestisida tersebut dilakukan dengan mencampurkan 200 CC sriko kedalam tangki semprot dengan volume 15 ltr kemudian disemprotkan pada tanaman cabe. Sriko diketahui epektif mengendalikan serangan karat daun, daun kriting, jamur dan penggerek buah. Sriko diaplikasikan seminggu sekali sejak tanaman berumur 1 bulan sampai tanaman berbuah siap panen dan untuk mempertahankan kualitas panen kedua dan kitiga masih dapat dilakukan aplikasi. Teknologi ini disajikan dan disampaikan kepada petani khususnya di Desa Sidera untuk dapat diterapkan karena mudah, murah dan epektif untuk meningkatkan produksi dan memperbaiki kualitas hasil cabe.