SAIDAH, T, SP Penyuluh Pertanian Madya Desa Buana Sakti Kec. Tommo Pupuk organik cair adalah larutan dari pembusukan bahan-bahan organik yang berasal dari sisa tanaman, kotoran hewan, dan manusia yang kandungan unsur haranya lebih dari satu unsur. Kelebihan dari pupuk organik ini adalah dapat secara cepat mengatasi defesiensi hara, tidak masalah dalam pencucian hara, dan mampu menyediakan hara secara cepat. Selain itu, pupuk ini juga memiliki bahan pengikat, sehingga larutan pupuk yamg diberikan ke permukaan tanah bisa langsung digunakan oleh tanaman.. Salah satu bahan yang dapat dijadikan pupuk organik cair yakni limbah cucian beras. Limbah cucian beras merupakan limbah yang diproduksi hampir disetiap rumah. Limbah cucian beras memilik kandungan nutrisi yang melimpah. Berdasarkan hasil penelitian bahwa beberapa kandungan nutrisi utama pada air cucian beras diantaranya: Karbohidrat sebesar 85 % hingga 90 % yang berupa pati , gula , protein , glutein , selulosa , hemiselulosa dan juga beberapa jenis vitamin B yang tergolong cukup tinggi. Air cucian beras sangat bermanfaat untuk kesuburan tanaman , berfungsi untuk pengendali organisme pengganggu tanaman , memperbanyak serta menyehatkan akar tanaman. cucian beras di ketahui mempunyai Mikroba / bakteri Pseudomonas fluorescens Ia banyak di gunakan sebagai bahan baku POC ( Pupuk Organik Cair ). Bakteri Pseudomonas fluorescens sejenis mikroba atau mikroorganisme yang beradaptasi serta mengkloning dengan baik pada sistem perakaran (akar tanaman) serta mempunyai keunggulan untuk mensintesis metabolit untuk proses menghambat perkembangbiakan patogen. Dari struktur mikrobiologi, air beras juga punya keanekaragaman bakteri antagonis, artinya bisa melawan bakteri jahat/patogen. Juga dapat menginvasi sel telur hama kutu-kutuan menjadi pecah sebelum waktunya. Pembuatan pupuk organik cair dapat dilakukan dengan 2 cara yakni aerob dan anaerob. Pembuatan pupuk organik cair secara secara aerob biasanya dibuat secara terbuka dan terkadang ada penambahan udara dengan menggunakan aerator. Sedangkan pembuatan pupuk organik cair secara anaerob dilakukan dengan cara menutup tempat fermentasi secara rapat agar udara tidak bisa masuk kedalam proses fermentasi .Pembuatan pupuk organik cair dengan bahan utama limbah cucian beras dapat juga dikombinasikan dengan limbah rumah tangga lainnya seperti pisang, tomat, sayur-sayuran sehingga kandungan nutrisinya lebih bertambah yang bersumber dari tambahan bahan-bahan tersebut. Cara pembuatan pupuk organik cair dengan air leri sangat mudah untuk dilakukan yakni sebagai berikut, Bahan : 1 liter cucian beras dan 100 Grm gula merah yang telah di encerkan adapun alat yang dibutuhkan yakni Botol berukuran 1,5 ltr, botol berukuran 500 ml serta selang kecil. Adapun cara pembuatannya yakni campurkan air cucian beras dan gula merah , masukan kedalam botol besar kemudian lubangi tutup botol untuk memasukan selang dan lakukan hal yang sama dengan botol kecil yang sudah diisi oleh air tutup rapat dan fermentasi selama 14 hari dan pupuk siap untuk digunakan. Hal yang sama juga dilakukan ketika akan menambahkan bahan-bahan lainnya, masih menggunakan takaran yang sama kemudian tambahkan 400 grm bahan-bahan lainya seperti tomat, sayuran maupun buah yang sudah dipotong-potong kemudian fermentasi selama 14 hari. Semakin kecil ukuran bahan tambahan maka akan semakin cepat proses fermentasinya.Untuk menguji tingkat keberhasilan fermentasi dapat dilakukan dengan beberapa cara antara lain apabila dicium berbau asam atau dengan cara menguji menggunakan balon lampu jika balon menyala menndakan bahwa proses fermentasi berhasil.