OLEH HENDRIKUS MASAN UBA, SST PPL BPP WAIWERANG – ADONARA TIMUR Pemberian pupuk kompos cair dapat dilakukan 6 bulan setelah tanam, dilakukan dengan cara dituangkan diatas mulsa organik ( sabut kelapa ). Sedangkan untuk pemebrian pupuk kompos padat hanya diperlukan disekitar gundukan tanah agar tidak merusak mulsa organik. CARA PEMBUATAN : Siapkan drum yang bersih dan kering Isi 1/3 drum dengan batang pisang, rumput hijau, daun gamal, dan daun hijau dari kacang-kacangan yang telah dicincang halus Isi lagi 1/3 drum dengan kotoran hewan segar mengandung lebih banyak nutrisi dari pada kotoran kering Tambahkan 2 - 3 skop tanah yang sehat dan hidup Tambahkan 2 kg gula merah / gula jawa Tambahkan air hingga drum penuh Drum ditutup rapat untuk mencegah hewan kecil seperti nyamuk dan lalat masuk, menghindari sinar matahari langsung yang dapat membunuh bakteri serta mencegah masuknya air hujan Aduk pupuk cair menggunakan tongkat panjang selama 5 – 10 menit setiap hari selama 2 minggu. Semakin sering diaduk proses fermentasi akan lebih cepat berlangsung dan kualitas pupuk menjadi lebih baik CARA PEMAKAIAN PUPUK KOMPOS CAIR Campurkan 1 bagian pupuk cair dengan 20 bagain air ( 1 : 20 ) Semprotkan di atas mulsa sabut kelapa, hindari penyemprotan langsung pada tanaman