Kegiatan penyiapan sumber daya manusia dalam gerakan pemberdayaanpetani terpadu dalam hal pemanfaatn limbah pertanian untuk pupuk organik yang mudah didapat serta ramah lingkungan, seperti yang telah digariskan dalam Permentan No.90/HK.140/J/10 Tahun 2015 pada intinya menyarankan pentingnya pertanian menuju kemandirian pangan yang kuat dan berkelanjutan sekaligus menggunakan pupuk yang ramah lingkungan dan organik. Adapun BPP Trumon Timur melalui PPL sdr. Carkani mencoba menjalankan salah satu tupoksi penyuluh menyampaikan informasi tetntang teknologi pertanian kepada petani yaitu dengan memanfaatkan limbah / sisa sayuran yang telah busuk untuk dijadikan pupuk organik cair (POC). Bahan yang digunakan dalam pembuatan POC ini adalah ; pisang, tomat,buncis, toge, kangkung, bayam, ubi kayu, klobot jagung, gula merah, air cucian beras, air kelapa, dan EM4 Sedangkan alat yang digunakan sebagai berikut ;• Wadah tempat permentasi• Blender• Pisau• Corong• Jerigen• Baskom besar• Botol bekas• Selang • Kantong plastik• KaretBahan yang telah disiapkan dicincang dan diblender kecuali klobot jagung kemudian bahan tersebut dituangkan kedalam wadah, dilanjutkan dengan memasukkan klobot jagung, tuangkan 5 liter air dan larutkan dengan gula merah, air kelapa tambahkan pula EM4 serta air cucian beras diaduk hingga rata, kemudian bahan – bahan yang sudah tercampur dituangkan kedalam jerigen dan ditutup rapat, setelah 7- 10 hari cairan tersebut dapat dititrasi atau tiriskan dan siap diaplikasikan pada tanaman. Salah satu manfaat dari pemakainan POC ( Pupuk Organik Cair ) adalah dapat mengurangi dosis pemakaian pupuk kimia hingga 50 % serta dapat menjaga kadar hara tanah tersedia.Penulis ; Carkani