Banyak orang, mulai anak-anak sampai orang dewasa mengenal susu, mulaidari susu sapi sampai ke susu kambing. Susu adalah sejenis cairan putih yang dihasilkan oleh sapi perah atau kambing perah (kambing ettawa). Susu banyak mengandung gizi yang dibutuhkan oleh tubuh, khususnya kebutuhan kalsium yang bermanfaat sebagai pertumbuhan tulang bagi anak-anak dan kesehatan tulang bagi orang dewasa. Pada umumnya orang kota sangat suka mengkonsumsi susu di pagi hari, dikarenakan susu dapat menggantikan karbohidrat dari nasi walaupun energi. dalam susu tidak terlalu besar dibandingkan dengan nasi yang kita konsumsi setiap hari. Energi yang terkandung pada susu yaitu protein dan lemak adalah kedua gizi yang berguna sebagai pengganti karbohidrat. Orang Eropa dan orang Amerika sering meminum susu sembari memakan roti untuk melengkapi nilai gizi dari susu. Sering kita jumpai produk susu baik di supermarket, mall maupun di toko kelontong, terdapat banyak produk-produk susu dari perusahaan ternama seperti Ultra Milk, Indomilk, Frisian Flag (susu bendera) dan lain-lain. Susu Pasteurisasi adalah susu murni yang di proses sedemikian rupa agar kerusakan susu akibat mikroorganisme perusak (patogen) seperti protozoa, virus, bakteri dan semacamnya dapat mati. Proses pasteurisasi bukan bertujuan membunuh seluruh mikro-organisme, tetapi mengurangi jumlah organism sehingga mikro-organisme tidak bias menyebabkan penyakit, dan susu tetapakan terjaga kualitas nutrisi juga gizinya. Sebelum membuat susu pasteurisasi, terlebih dahulu disiapkan alat dan bahan. Siapkan Susu sapi atau susu kambing segar (bukan susu kalengatau susu cair produk pabrik) sebanyak 5-6 liter (jika ingin dijual) atau sebanyak 500 ml sampai 1 liter (jika ingin diminum sendiri atau untuk keluarga anda). Siapkan perasa untuk susu pasteurisasi: jahe, gula aren, coklat, atau bias apa saja sesuai selera. Siapkan gula pasir dan garam. Sedangkan alat yang diperlukan untuk membuat susu pasteurisasia dalah 2 buah panci stainless steel yaitu 1 buah panic berukuran besar dan 1 buah panic berukuran kecil. Thermometer panjang yang suhunya 100 derajat celsius. Spatula kayu atau bias disebut sutil kayu. Ember berisi air dingin (digunakan setelah selesai membuat susu pasteurisasi). Setelah menyiapkan alat dan bahan, selanjutnya masuk ketahap pembuatan. Masukkan air kedalam panci yang berukuran besar dan panaskan air terlebih dahulu. Tunggu air sampai mengeluarkan sedikit gelembung atau jangan sampai matang (ber-suhu 100 deraja tcelsius). Lalu letakkan panic berukuran kecil kedalam panic besar berisi air yang dipanaskan. Jika sudah, masukkan susu sapi atau susu kambing kedalam panci yang berukuran kecil dan tunggu sampai suhu pada susu mencapai 70 derajat celsius. Sebelum susu mencapai 70 derajat celsius, tambahkan gula sebanyak 10 sendok/5 liter (untuk susu yang akan dijual) atau tambahkan gula secukupnya jika menggunakan susu sebanyak 500 ml sampai 1 liter dan tambahkan juga garam secukupnyasebagai bahan pengawet alami setelah itu kemudian di aduk sampai semuanya tercampur. .Jika anda ingin membuat susu pasteurisasi memiliki berbagai macam rasa, maka dapat ditambahkan perasa, seperti gula aren, jahe, atau perasa lain yang sesuai denganselera dan aduk sampai tercampur merata. Setelah itu ukur suhu pada susu yang dimasak menggunakan thermometer. Apabila suhu pada susu telah mencapai 70 derajat celsius, matikan kompor dan angkat panic kecil menggunakan sarung tangan kedalam ember yang berisi air dingin untuk mendinginkan susu pasteurisasi. Jika susu pasteurisasi yang dibuat hendak dijual, maka suhu pada susu pasteurisasi harus mencapai 30 derajat celsius agar dapat dimasukkan kedalam kemasan. Namun, jika hendak dikonsumsi sendiri, maka dapat dinikmati dalam keadaan hangat atau pun bisa disimpan kedalam kulkas untuk dibagikan keanggota keluarga. (Tugiono, S.PKP. Penyuluh Pertanian BPP Way Bungur). Sumber :https://lifestyle.okezone.com/read/2013/11/28/304/904425/panaskan-susu-jangan-biarkan-cepat-mendidih ; https://www.ninoartikel.com/2017/02/cara-membuat-susu-pasteurisasi.html