Tepung jagung merupakan butiran-butiran halus yang berasal dari jagung kering yang dihancurkan. Secara umum, terdapat dua metode pembuatan tepung jagung yaitumetode basah dan metode kering. Pada metode basah, biji jagung yang telah disosoh direndam dalam air selama 4 jam lalu dicuci, ditiriskan dan diproses menjadi tepung menggunakan mesin penepung. Sedangkan pada metode kering, biji jagung yang telah disosoh ditepungkan, artinya tanpa perendamanTepung jagung sebaiknya dibuat dari jagung pipilan varietas yang mudah dibuat tepung yaitu yang tergolong jagung semi muutiara, contohnya varietas Bisma. Pengolahan jagung menjadi bentuk tepung lebih dianjurkan dibanding produk setengah jadi lainnya, karena tepung lebih tahan disimpan, mudah dicampur, dapat diperkaya dengan zat gizi (fortifikasi), dan lebih praktis serta mudah digunakan untuk proses pengolahan lanjutan. Cara membuat tepung jagung1. Dari jagung yang sudah dipanen, dipilih jagung yang sudah tua untuk mendapatkan kualitas tepung yang baik2. Kupas kulit jagung dan bersihkan jagung dari serabut rambut jagung 3. Penggilingan pertama yaitu penggilingan kasar dengan hammer mill4. Selanjutnya dilakukan pencucian dan perendaman selama 3 jam5. Penggilingan kedua dengan menggunakan penggilingan halus (disc mill)6. Setelah digiling halus kemudian diayak dengan pengayak 100 mesh7. Tepung jagung sudah dapat langsung digunakan Oleh : Nisita Wuri R Sumber :Koswara, Sutrisno. 2009. Teknologi pengolahan jagung (teori dan praktek). eBookPangan.comSuarni. 2009. Prospek Pemanfaatan Tepung Jagung untuk Kue Kering. Jurnal Litbang Pertanian 28(2) : 63-71