Loading...

PEMBUATAN TEPUNG UBI JALAR

PEMBUATAN TEPUNG UBI JALAR
Ubi jalar telah menemani kehidupan manusia sebagai bahan pangan sudah sangat lama. Sejak 750 tahun sebelum masehi, umbi yang kaya zat tepung ini telah dikenal sebagai bahan pangan. Ubi jalar adalah tanaman yang tumbuh baik di daerah beriklim panas dan lembab, dengan suhu optimum 27O Cdan lama penyinaran 11-12 jam per hari. Ubi jalar hingga saat ini masih kurang termanfaatkan secara optimal, masih banyak dijual sebagai ubi dan diolah dalam bentuk olahan yang kurang beragam. Ubi jalar sebenarnya sangat potensial, baik sebagai bahan utama olahan produk pertanian maupun sebagai bahan suplemen. Akan tetapi, banyak yang memandang ubi jalar sebagai bahan ataupun olahan yang kurang bergengsi.Menghadapi era globalisasi dan persaingan bebas. Industri kecil berbasis pertanian perlu mendapat pertanian untuk meningkatkan nilai tambah hasil pertanian dan menjadikan desa sebagai pusat perekonomian masyarakat pedesaan. Salah satu jenis bahan pangan yang banyak terdapat di Indonesia termasuk di Sulawesi Utara adalah ubi jalar, namun pemanfaatannya masih sangat terbatasuntuk bahan pangan dan sedikit untuk bahan baku industri pangan. Masyarakat mengkonsumsinya masih terbatas pada pengolahan sederhana, hal ini disebabkan karena pengetahuan dan keterampilan masyarakat yang masih sangat terbatas.Saat ini di Indonesia banyak varietas ubi jalar yang ditanam petani, baik secara intensif maupun secara tradisional. Terdapat lima varietas yang disarankan untuk dibudidayakan, yaitu ubi Daya, Prambanan, Borobudur, Mendut dan Kalasan. Secara umum kandungan ubi jalar tertera pada Tabel 1. Sebagai tanaman yang mudah tumbuh, pada tiap daerah di Indonesia selalu ada varietas lokal ubi jalar, rata-rata tiap varietas mempunyai spesifikasi yang berbeda dan selalu mempunyai keunggulan tertentu, misalnya ubi selat dan ubi gunung Kawi Jawa Timur, ubi Cilembu Jawa Barat, ubi Papua, ubi Bali, dll. Seiring dengan meningkatnya industri pangan maupun industri lain yang menggunakan tepung terigu, maka kebutuhan akan tepung terigu semakin meningkat. Bermacam upaya untuk alternatif pengganti tepung terigu telah dilakukan, salah satunya dengan memenuhi bahan baku tepung yang berasal dari bahan baku lokal, salah satunya adalah tepung ubi jalar. Tepung ubi jalar berpotensi sebagai bahan pengganti tepung terigu selain karena bahan bakunya banyak terdapat di Indonesia, juga karena ubi jalar mengandung banyak pati dan gula sehingga rasanya manis yang dapat mengurangi penggunaan gula pada pengolahannya.Pembuatan/pengolahan ubi jalar menjadi tepung memerlukan teknologi yang sederhana, yaitu :? Ubi jalar dikupas kemudian dicuci bersih? Ubi kemudian dipotong tipis-tipis atau disawut dengan pisau atau alat pemotong mekanis (berbentuk chips)? Chips kemudian dijemur di bawah sinar matahari atau menggunakan alat pengering dengan suhu maksimum 60O C selama 18 jam.? Chips yang telah kering kemudian digiling? Tepung bisa dimasukkan kantung plastik, toples atau kaleng tertutup rapat yang tahan disimpan selama enam bulan? Untuk menghasilkan tepung yang berkualitas baik, sawut atau chips sebelum dijemur atau dikeringkan direndam terlebih dahulu dalam larutan Natrium Meta Bisulfit. Penulis :Subaedah, SPPenyuluh Pertanian Kecamatan Bungaya