Loading...

PEMBUKAAN DIKLAT METODOLOGI PENYULUHAN BAGI PENYULUH SWADAYA

PEMBUKAAN DIKLAT METODOLOGI PENYULUHAN BAGI PENYULUH SWADAYA
Pelaksanaan diklat metodologi penyuluhan bagi penyuluh swadaya berlangsung pada tanggal 01 s/d 12 juni 2015 di Balai Penyuluhan Kecamatan Taman Kabupaten Pemalang. Kegiatan diklat yang diikuti oleh 30 orang peserta berasal dari 4 Kecamatan yaitu Moga, Bantarbolang, Pemalang dan Taman. Kegaiatan serupa juga berlangsung di Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Petarukan dengan jumlah peserta yang sama. Pembukaan diklat dilakukan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Pemalang selaku SKPD pengampu kegiatan penyuluhan pertanian. Suharto, SIP M.Si dalam sambutannnya mengatakan" Penyuluh Swadaya merupakan orang-orang terpilih yang menjadi panutan para petani diwilayahnya sehingga dengan mengikuti diklat ini penyampaian informasi kepada petani akan lebih tertata dan lebih menyakinkan. Selanjutnya dikatakan bahwa dengan adanya proses regenerasi petugas lapangan yang tidak seimbang antara yang purna tugas dengan jumlah pengangkatan pegawai baru, maka terdapat kekurangan penyuluh yang cukup banyak. Penyuluh Swadaya diharapkan ikut membantu mengurangi bebean pemerintah terhadap kekurangan tenaga penyuluh tersebut sehingga program pemerintah seperti UPSUS Pajale dapat berjalan lancar dan memenuhi target yang diharapkan.Pelaksanaan kegiatan diklat ini dibiayai dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara Tahun Anggaran 2015. Dasar pelaksanaan kegiatan diklat adalah DIPA petikan APBN-P Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Dekonsentrasi No. SPDIPA-018.08.3.039014/2015, tanggal 6 maret 2015 beserta Surat Keputusan Kepala BPSDM TAN Jawa Tengah Nomor : 28 / 2015, Tanggal 22 April 2015 tentang Penyelenggaraan Diklat Metodologi Penyuluhan Bagi Penyuluh Swadaya.Nuranto SP selaku Pelaksana Kegiatan dalam pengantarnya mengatakan " Penyelenggaraan ini nanatinya akan dilaksanakan pada 4 (empat) angkatan,dengan jumlah total peserta sebanyak 105 Penyuluh Swadaya, Saat ini secara bersamaan baru dilaksankan diklat pada angkatan I dan II dengan jumlah masing-masing angkatan sebanyak 30 orang. Selanjutnya disampaikan bahwa Penyelengaraan diklat metodologi penyuluhan pertanian dengan berbagai metode penyuluhan pertanian ditujukan untuk meningkatkjan kemampuan Penyuluh Swadaya agar mampu menyebarluaskan informasi lebih baik lagi dengan berbagai pilihan metode penyuluhan sehingga akan cepat membantu memecahkan persolan usaha tani yang dihadapi oleh para pelaku utama dan usaha diwilahnya".Berkurangnya tenaga penyuluh PNS Pemalang yang saat ini terdiri dari 69 orang dan THL-TBPP 59 orang akan berpengaruh terhadap pelayanan tranformasi informasi dan teknologi terhadap pelaku utama dan usaha. Melalui penyelenggaraan diklat metodologi penyuluhan akan cukup membantu kekurangan tenaga penyuluh dalam melayani pelaku utama tersebut. Keterlibatan Penyuluh Swadaya ke depan akan sangat dibutuhkan terutama dalam mendukung program-program pemerintah . Oleh karena itu sudah saatnya kompetensinya selalu ditingkatkan sehingga kapasitas dan kapabilitas serta dedikasinya semakin membaik.Penulis : Nurul Ashar ( PP Madya pada Dipertanhut Kabupaten Pemalang)