Loading...

PEMBUKAAN LAHAN MARGINAL PADA TANAMAN JAMBU METE

PEMBUKAAN  LAHAN  MARGINAL  PADA TANAMAN  JAMBU METE
PEMBUKAAN LAHAN MARGINAL PADA TANAMAN JAMBU METE Tanaman jambu mete bersifat tahan terhadap kekeringan. Tanaman ini juga memiliki pertumbuhan yang cepat dan perakaran yang dalam. Semula, tanaman ini hanya ditanam sebagai tanaman penghijauan karena mampu tumbuh di lahan-lahan yang gersang dan gundul, yang tidak dapat ditumbuhi tanaman lain. Sesudah pohon jambu, mete tumbuh dengan baik, diharapkan tanaman lain juga akan tumbuh.Pembukaan LahanSebagai tanaman penghijauan, jambu mete sangat sesuai untuk merehabilitasi lahan-lahan kritis dan gersang, sekaligus berperan sebagai pengendali erosi. Dalam perkembangan selanjutnya diketahui bahwa ternyata pohon jambu mete memiliki daya gunayang besar sehingga layak dinamakan tanaman multiguna. Tanaman ini juga memiliki nilai ekonomi tinggi.Lahan dipilih yang sesuai dengan ketentuan. Menurut kebiasaan petani jambu mete, penanaman jambu mete dilakukan pada awal musim hujan. Adapun pembukaan lahan untuk tanaman jambu mete adalah sebagai berikut : Lahan dibersihkan dari semua vegetasi di bawah diameter 30 cm dekat permukaan tanah dan semua pohon yang tinggal. Vegetasi bawah dan ranting – ranting kecil tersebut dibakar dan abunya untuk pupuk. Pokok – pokok batang yang besar, yang sulit penggaliannya dapat ditinggalkan begitu saja di lahan, kecuali pokok – pokok yang berada pada calon baris tanaman harus dibersihkan. Tanaman akan tumbuh baik pada tanah marjinal yang beriklim kering, sehingga dapat difungsikan sebagai tanaman Konservasi Tanah yang kritis dan paling ideal sebagai tumbuh an penangkap air. Kondisi yang baik pada tanah pH 6-8, suhu antara 26 o C – 28 o C dengan curah hujan minimal 200 – 250 mm/tahun atau Pembukaan lahan yang baik agar pertanaman mendapat zone/ruang dapat perakaran yang baik sesuai dengan SPO, dengan cara membersihkan lahan, mengolah tanah dengan membuat teras dengan lebar 2 meter , lakukan pemetaan/pengukuran, kapling setiap blok, tetapkan titik calon lobang tanam buat lubang 40 X 40 X 40 cm. Tanah galian atas/ yang gembur dipisah dengan tanah galian bawah. Lubang tanam tersebut dibiarkan terbuka 1 – 2 minggu. Setelah itu, tanah galian bagian atas dicampur dengan 20 – 40 kg pupuk kandang/kompos , 25 – 50 gram pupuk Urea , 10 – 20 gram pupuk TSP/SP-36 kemudian dimasukkan ke dalam lubang tanam yang disusul tanah galian bagian bawah. Ditulis kembali oleh : Ir.Kukuh Wahyu WBBP2TP, Jl. Tentara Pelajar No.10 Bogor 14116E-mail : widjajantokukuh@yahoo.comSumber : Sitti Samarang. 2010. Budidaya Jambu mete. Gambar berasal dari Google