Loading...

PEMBUKAAN LAHAN TERLANTAR UNTUK BUDIDAYA TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA DI DESA PENYAGUN

PEMBUKAAN LAHAN TERLANTAR UNTUK BUDIDAYA TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA DI DESA PENYAGUN
Masih banyaknya lahan yang belum dimanfaatkan oleh masyarakat di Desa Penyagun maka memasuki musim tanam tahun 2020 ini petani Desa Penyagung dengan swadaya sendiri bergotong royong membuka lahan belum termanfaatkan (terlantar) yang akan dimanfaatkan untuk budidaya tanaman pangan (padi,jagung) dan tanaman hortikultura (cabe). Rencana awal peteni akan membuka lahan seluas 5 Ha dengan cara pembukaan lahan tanpa bakar dengan menggunakan alat-alat yang mudah didapatkan oleh petani seperti sabit, parang, gergaji mesin dan peralatan sederhana. Pembukan lahan dengan menebas semak belukar yang berdiameter batang I0 cm ke bawah, juga termasuk ilalang atau rumput liar yang tumbuh subur di lahan yang rencananya akan ditanami. Tinggi tunggak dipotong serendah mungkin dengan menggunakan parang atau gergaji mesin dan lain-lain untuk memudahkan proses berikutnya. Batang, cabang dan ranting dipotong-potong untuk dimanfaatkan. Melakukan pembersihan terhadap pohon-pohon dan semak belukar yang mati akibat proses pelapukan dengan cara memotong atau mencacah menjadi bagian lebih kecil kemudian dibenamkan di lahan sehingga bisa dijadikan pupuk organik pada lahan. Mencabut sisa akar tumbuhan bertujuan untuk memperluas daerah perakaran di dalam tanah. Tanah yang terbebas dari akar-akar tumbuhan lain akan menghasilkan pertumbuhan yang baik bagi bibit yang ditanam. Areal penanaman dibersihkan dari limbah penebangan yang tersisa secara manual ke tempat yang tidak ditanami. Penulis : Susandra, A.Md PPL Desa Penyagun Kecamatan Rangsang