Loading...

Pembumbunan Jagung (zea Mays) Menggunakan Kultivator

Pembumbunan Jagung (zea Mays) Menggunakan Kultivator
Pembumbunan dilakukan bersamaan dengan penyiangan. Pada saat pembumbunan dilakukan bersamaan dengan penyiangan, hal ini bertujuan untuk memperkokoh posisi batang sehingga tanaman tidak mudah rebah dan untuk menutup akar yang muncul ke atas permukaan tanah karena adanya aerasi. Pembumbunan dilakukan dengan cara menguruk tanah disebelah kiri dan kanan barisan tanaman dengan mengggunakan kultivator, sehingga terbentuk guludan yang memanjang. Kegiatan ini umumnya dilakukan pada saat pemupukan dan penyiangan yang pertama yaitu setelah tanaman berusia 15 HST. Manfaat pembumbunan: Untuk memperkokoh berdirinya batang. Mendekatkan zat-zat hara yang ada di dalam tanah. Untuk memperbaiki aerasi dan pengaturan pada tanah yang terlalu banyak air. Menciptakan kondisi tanah yang gembur disekitar tanaman. Memberikan lingkungan akar yang lebih baik, sehingga menutup akar yang bermunculan di atas permukaan tanah. Mengendalikan gulma (penyiangan) Kultivator adalah alat dan mesin pertanian yang digunakan untuk pengolahan tanah sekunder. Kultivator bekerja dengan menggunakan gigi yang sedikit menancap ke dalam tanah sambil ditarik dengan sumber tenaga penggerak, umumnya traktor. Kultivator jenis lain (rotary tiller) menggunakan gerakan berputar cakram dan gigi untuk mencapai hasil yang sama. Kultivator mengaduk dan menghancurkan gumpalan tanah yang besar, sebelum penanaman (untuk mengaerasi tanah) maupun setelah benih atau bibit tertanam (untuk membunuh gulma). Berbeda dengan garu mengaduk sebagian besar permukaan tanah, kultivator mengaduk tanah sebagian saja secara hati-hati sehingga tidak mengganggu tanaman pertanian. Kultivator pada umumnya berupa mempunyai tenaga sendiri (self-propelled) atau ditarik menggunakan traktor roda dua atau traktor roda empat. Pada traktor roda dua, kultivator terpasang kaku dan digerakan dengan transmisi dari mesin utama traktor. Pada traktor roda empat, kultivator terpasang pada three-point hitch dan digerakkan oleh power take-off. Di negara berkembang, kultivator yang tidak berpenggerak dapat ditarik oleh hewan pekerja. Manfaat pembumbunan menggunakan kultivator: Efisien waktu. Membutuhkan tenaga kerja yang lebih sedikit. Pemanfaatan kultivator dalam kegiatan pembumbunan dilakukan di lahan SL-PTT Jagung Kelompok Tani Sumber Tani Kelurahan Sumber Wetan Kecamatan Kedopok Kota Probolinggo. (Supriadi,SP.,M.Si , Penyuluh Pertanian)