Loading...

Pembutan Media Pembibitan Sayur Ala Sosis Potong

Pembutan Media Pembibitan Sayur Ala Sosis Potong
Proses persemaian merupakan langkah awal untuk kegiatan holtikultura. Beberapa jenis tanaman sayur mebutuhkan persemaian sebelum dipindha tanam ke lahan budidaya. Untuk petani holtikultura pemula kegiatan persemaian merupakan kegiatan yang mudaha mudah sulit untuk di lakukan kerana banyak dari petani holtikultura pemula yang gagal dalam melakukan persemaian. Kegagalan ini disebabkan karena tanaman tidak tumbuh, bibit gagal berkecambah sehingga tidak tumbuh, tanaman tumbuh tapi tidak rata dan serentak daln lainnya. Oleh karena itu Balai Penyuluh Pertanian dan Peternakan Kec. Taliwang Kab. Sumbawa Barat melaksanakan kegiatan pelatihan pembuatan media persemaian ala sosis untuk petani holtikultura pemula yang ada di Kecamatan Taliwang. Proses penyemaian memerlukan tempat dan perlakuan khusus yang berbeda dengan kondisi lapangan. Untuk itu diperlukan tempat persemaian yang terpisah dengan areal tanam. Tempat persemaian bisa dibuat permanen ataupun sementara. Media persemaian bisa berupa tray, tercetak, polybag atau bedengan biasa, masing masing media persemaian memliki kelebihan dan kekuaangan masing masing. Pembuatan media persemaian ala sosis atau cetak di pilih karena lebih mudah di aplikasikan dan berbiaya murah. Berikut ini tahapan-tahapan mempersiapkan media persemaian ala sosis : Menyiapkan media tanamHal pertama yang harus disiapkan adalah media tanam. Sebagai tempat benih/biji berkecambah media tanam ini harus terjamin dari segi ketersedian nutrisi, kelembaban dan struktur baik. Media persemaian yang alami terdiri dari campuran tanah dan bahan-bahan organik yang memiliki kandungan hara tinggi. Selain itu ketersediaan air dalam media persemaian harus mencukupi atau tingkat kelembaban yang relatif lebih tinggi dari areal tanam biasa.Tanah yang baik untuk media persemaian diambil dari bagian atas (top soil). Sebaiknya ambil tanah dengan kedalaman tidak lebih dari 5 cm. Tanah yang baik merupakan tanah hutan, atau tanah yang terdapat di bawah tanaman bambu. Tanah tersebut memiliki karakteristik yang baik, terdiri dari campuran lempung dan pasir. Lempung benrmanfaat sebagai perekat media tanam sedangkan pasir bermanfaat untuk memberikan porositas yang baik.Untuk memperkaya kandungan hara bisa ditambahkan dengan pupuk organik. Bisa berupa pupuk kandang yang telah matang atau pupuk kompos. Hal yang penting adalah haluskan pupuk tersebut dengan cara diayak. Struktur yang kasar tidak baik untuk pertumbuhan benih/biji yang baru berkecambah karena perakarannya masih terlalu lembut.Campurkan bagian tanah dan pupuk organik dengan rasio 1:1. Atau bisa disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Cirinya, setelah dicampurkan ditambah air teksturnya bisa solid (bisa dikepal tidak ambrol) namun tidak becek.Membutan media persemaian ala sosis Peralatan yang dibutuhkan adalah lastik pengmbungkus kacang dengan lebar 6 cm dan panjang 100 m yang kemudian di potong potong dengan panjang 50 cm. corong plastic untuk memudahkan memasukkan tanah dan cetakan atau alat bantu potong sosis yang dibuat dari kayu dengan lebar 5 cm dan di bentuk seperti huruf U sebanyak 10 buah. Media persemaian yang telah di siapkan kemudian di masukkan ke dalam platik kacang yang lebar 6 cm yang sebelumnya telah di potong potong dengan panjang 50 cm, dan salah satu ujungnya telah di simpul, dan satu ujung lainnya digunkan untuk memasukkan media persemeisn yang telah di siapkan hingga penuh dan agak sedikit padat kemudian ujung tersebut di sumpul kembali agar tanah tidak keluar.isilah seluruh plastic yang telah di sediakan hingga media habis. Kemudian media semai yang telah di isikan tanah di tusuk tusuk kecil secara merata di permukaan plastiknya agar ketika di rendam dengan air, tanah bisa terendam dengan baik dan merata. Media di rendam 3-5 menit saja setelah itu di tiriskan agar tidak terlalu encer atau lembek. Setelah itu media yang telah di rendam di susun dengan rapi berjejer di alat bantu potong yang berbentuk huruf U secara merata hingga beberapa susun, baru setelah itu di potong potong dengan mengunakan gergaji kecil agar lebih mudah, pemotonga mengikuti alur alat bantu potong yang sudah ada. Setelah di potong media persemaian di pindahkan ke tempat semai yang telah di siapkan. Temapat semain bisa langsung di tanah atau di atas nampan atau rak kayu bekas agar lebih hemat. Dengan begitu media persemian siap di gunakan. Persemaian di Media Semai Sosis Jika media semai telah siap maka selanjutnya adalah melakukan persemaian bibit tanaman sayuran, pada media sosis yang di buat dapat di bibitkan satu tanaman per media dengan cara melubangi bagian tengah media sosis sedalam 0,5 cm lalu membenamkan bibit yang ada dan di tutup kembali dengan media semaia yang ada lalu di tutup dengan kain atau karung agar kemebabanya terjaga. Pennutupan ini bertujuan untuk mempercepat perkecambahan tanaman. Sebagai contoh untuk tanaman tomat dari benih di semai hingga keluar kecambah tanaman hanya membutuhkan 3-5 hari saja. Pada persaian ini setiap hari perlu di jaga kelebabanya dengan cara menyirmkan atau menyemprotkan air secukupnya/ atau hanya basah saja. Setelah kecambah tanamn muncul segera penutup berupa karung atau kain di angkat dan tanaman siap untuk di pelihara selama 3-4 minggu untuk menjadi benih yang sehat dan baik. Kelebihan dan Kekurangan Media Semai SosisKelebihan media pembenihan dengan system sosis adalah mudah dalam perawatan, mudah dalam pengangkutan dan penananam, murah harganya, dan mudah di jangkau. Kekurangannya adalah adanya libah plastic bekas pembuatan sosis terseut. Trimakan Selamat Mencoba Admin BPP Taliwang Sri Astuti, S.Pt.