Loading...

PEMELIHARAAN & PANEN TANAMAN KEDELAI

PEMELIHARAAN & PANEN TANAMAN KEDELAI
Oleh : BPP KECAMATAN MOJOANYARPEMELIHARAAN• Irigasi : fase kritis, dari saluran irigasi air tanah/pompanisasi• Pengendalian gulma• Pengendalian Hama Penyakit / opt• Berdasarkan pemantauan• Pendekatan : terpadu, kultur teknis, mekanis, pestisidaPERIODE KRITIS KEDELAI :Tanaman kedelai peka terhadap cekaman air√ Pertumbuhan awal 15-21 hst√ Fase berbunga 25-35 hst√ Pengisian polong 55- 70 hstPENGENDALIAN GULMA√ Tergantung kondisi gulma√ Minimal 2 kali (saat umur 15-20 hst dan umur 45 hst) agar tanaman tidak terganggu, pada penyiangan I di ikuti dengan penggemburan tanah.√ Pengendalian bisa dengan herbisida tapi selektif, jangan terkena tanaman kedelai√ Herbisida yang spesifik untuk gulma berdaun sempit lebih baikPANEN√ Indikator : 90-95% daun rontok, polong berwarna kuning/coklat dan kering√ Cara : memotong pangkal batang tanaman, hindari dengan cara mencabut agar tanah tidak terbawaPENJEMURAN BRANGKASAN√ Segera jemur brangkasan, jika tidak memungkinkan jangan menumpuk brangkasan, sedapat mungkin berdirikan brangkasan dalam ruangan√ Jemur polong dengan menggunakan alas berupa tikar atau terpal, jangan jemur polong tanpa alas√ Pisahkan hasil panen sesuai varietasnya atau atur jarak saat penjemuranPEMBIJIAN POLONG√ Dengan cara dipukul : dilakukan pada kadar air biji 12-13%√ Dengan powerthraser: dilakukan pada kadar air biji 14-15%, kecepatan putaran silinder 600-700 rpm