Loading...

PEMELIHARAAN DAN PENGENDALIAN OPT TANAMAN PADI KEGIATAN SEKOLAH LAPANG (SL) WKPP SAPENG

PEMELIHARAAN DAN PENGENDALIAN OPT TANAMAN PADI  KEGIATAN SEKOLAH LAPANG  (SL) WKPP SAPENG
Penyulaman tanaman padi sangat dianjurkan bila tanaman padi ada yang terserang hama dan penyakit, kebanyakan saat tanaman masih muda. Penyulaman rumpun tanaman optimal menghasilkan banyak malai per satuan luas dan berperan besar untuk mendapatkan target hasil lebih tinggi. Pertumbuhan tanaman sehat dan seragam akan mempercepat penutupan muka tanah, dapat memperlambat pertumbuhan gulma dan meningkatkan ketahanan tanaman terhadap hama dan penyakit. Apabila terjadi kehilngan rumpun akibat serangan OPT maupun faktor lain, maka segera dilakukan penyulaman untuk mempertahankan populasi tanaman pada tingkat optimal. Penyulaman harus selesai 2 minggusetelah tanam, atau sebelum pemupukan dasar. Penyiangan menjadi sangat penting pada periode awal sampai 30 hari setelah tanam. Pada periode tersebut gulma harus dikendalikansecara manual, gasrok maupun herbisida. Pada sawah irigasi penyiangan gulma dilakukan pada saat tanaman berumur 21 hari setelah tanam dan 42 hari setelah tanam, baik secara manual maupun gasrok dapat dilakukan pada saat gulma telah berdaun 3-4 helai, kemudian digenangiselama 1 hari agar akar gulma mati. Kegiatan Kursus Tani/ Pertemuan kelompok tani ini di fasilitasi oleh Marzuki, SP PPL WKPP Sapeng Kecamatan Seunagan Timur pada hari Rabu 12 Juli 2017 yang dihadiri perwakilan POKTAN WKPP Sapeng dengan tema kegiatan "Dalam Rangka Peningkatan Produksi Tanaman Padi Perlu Melakukan Pemeliharaan dan Pengendalian OPT" kegiatan ini menggunakan dana dekonsentrasi APBN tahun 2017. By. BPP Seunagan Timur Kabupaten Nagan Raya