Loading...

PEMELIHARAAN TANAMAN BAWANG MERAH DITANAM DI LUAR MUSIM

PEMELIHARAAN TANAMAN BAWANG MERAH DITANAM DI LUAR MUSIM
Pemupukan Pupuk dasar yang dianjurkan untuk bawang merah off-season di lahan kering meliputi pupuk kandang atau kompos. Dosis pupuk kandang kotoran sapi sebanyak 10 - 15 ton/ha atau kotoran ayam 5 - 6 ton/ha atau kompos 2 - 3 ton/ha dan pemberian Kaptan/dolomite 1,5 ton/ha. Pupuk buatan TSP/SP-36 sebanyak 150 - 200 kg/ha. Pemberian pupuk dasar tersebut diaplikasikan pada bedengan tanam sebelum tanam atau saat pengolahan tanah ke dua pada setiap bedengan, sekitar 1 - 3 hari sebelum tanam. Pupuk susulan diberikan pada umur 10 - 15 hari setelah tanam dan pada umur satu bulan (30 hari), dengan dosis pemupukan I dan II, masing - masing campuran Urea sebanyak 100 - 150 kg/ha + ZA sebanyak 200 - 350 kg/ha + KCL sebanyak 150 - 200 kg/ha. Untuk meningkatkan kondisi pertumbuhan tanaman diberikan tambahan pupuk majemuk NPK Mutiara atau hidrokompleks pada umur tanaman 3 minggu dengan dosis 25 - 50 kg/ha. Pemberian pupuk susulan perlu diikuti dengan penyiraman apabila diperkirakan tidak terjadi hujan. Di samping itu dapat pula diberikan pupuk hayati efektif sesuai anjuran apabila tersedia dan mampu mengurangi pemakaian pupuk kimia. Pengairan atau Penyemprotan AirTanaman bawang merah memerlukan pengairan atau penyemprotan air setiap pagi sebelum kondisi lapangan panas/kering untuk menyapu atau membasuh percikan tanah akibat hujan yang menempel pada daun tanaman atau menghilangkan embun embun tepung yang menempel pada daun. Tujuan pengairan atau penyiraman antara lain untuk mengurangi risiko serangan penyakit tular tanah dan penyakit utama bawang merah seperti Fusarium dan Alternaria prorrii L. Untuk mempercepat penuaan umbi bawang merah setelah tanaman berumur di atas 55 hari biasanya petani melakukan penyiraman pada siang hari. PenyianganSejak awal tanam hingga tanaman bawang merah berumur 2 minggu, gulma biasanya tumbuh dengan cepat sehingga menggangu pertumbuhan bawang merah. Karena itu, perlu dilakukan penyiangan. Penyiangan tanaman bawang merah dilakukan sesuai keadaan gulma di lapangan, yaitu antara 1 – 2 kali penyiangan, dan umumnya dilakukan sebelum dilakukan pemupukan kedua. Cara penyiangan dilakukan secara manual (hand-weeding), pelaksanaan penyiangan ini sekaligus melakukan penggemburan tanah dan membenahi bedeng-bedeng yang longsor. Oleh Lasarus KL, Pusat Penyuluhan PertanianSumber : Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura, 2014 Teknologi Budidaya Bawang Merah di Luar Musim (off-season), Badan Litbang Pertanian