Loading...

PEMERIKSAAN HEWAN QURBAN DI WILAYAH KERJA BPP PATANGKEP TUTUI BARTIM KALTENG (LUKMANUL CHAKIM)

PEMERIKSAAN HEWAN QURBAN DI WILAYAH KERJA BPP PATANGKEP TUTUI BARTIM KALTENG (LUKMANUL CHAKIM)
Di Wilayah Kerja BPP PATANGKEP TUTUI BARTIM KALTENG melaksanakan Penyembelihan Hewan Qurban. Pemeriksaan hewan kurban dibagi dalam dua tahap yakni pemeriksaan antemortem yaitu pemeriksaan fisik luar hewan sebelum dilakukan pemotongan, dan posmortem yaitu pemeriksaan bagian dalam hewan sesudah pemotongan. Hewan yang sehat secara klinis, yakni tidak cacat, hidung normal, mata normal, jantung dan paru-paru juga normal. Sementara itu, untuk pemeriksaan postmortem dilakukan dengan sasaran pemeriksaan meliputi kondisi hati, jantung, paru-paru, limpa, ginjal dan organ bagian dalam hewan. Apabila ditemukan kelainan-kelainan dan ada cacing hati maka organ tersebut harus disingkirkan, karena tidak layak untuk dikonsumsi (Ressang, 1984). Dalam rangka melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban yang aman bagi masyarakat. Pemeriksaan antemortem dan postmortem sangat penting untuk dilaksanakan agar daging kurban yang dibagikan dimasyarakat terjamin keamanan dan terhindar dari penyakit zoonosis (LUKMANUL CHAKIM / PENYULUH PERTANIAN BARITO TIMUR KALTENG INDONESIA)