Loading...

Pemotongan Padi Salibu

Pemotongan Padi Salibu
PEMOTONGAN PADI SALIBU Padi salibu dapat memaju peningkatan produksi padi apabila budidayanya sesuai dengan teknik yang dianjurkan. Hal mendasar yang menentukan keberhasilan budidaya padi salibu agar berproduksi tinggi adalah teknik pemotongan. Teknik pemotongan padi salibu Padi yang akan dijadikan untuk padi salibu panennya lebih awal 10 hari kira-kira masak panen 80%. Masak panen ini dapat dilihat dari warna batang yang masih hijau dan buah sudah masak. Setelah panen keadaan air dibiarkan macak-macak, Lihat perkembangan rumpun padi bekas panen selama 7-10 hari. Jika rumpun padi kehilatan pertumbuhan salibunya merata maka dilakukan pemotongan dengan mesin potong rumput dengan mata pisau tajam. Potong tunggul jerami dengan ketinggian 3-5 cm dari pangkal rumpun. Biarkan keadaan air sawah macak-macak, jika air tergenang maka bekal pemotongan akan membusuk dan rumpun pada akan mati sehingga budidaya salibu akan gagal. Setelah pemotongan dilakukan dengan keadaan air macak-macak, maka jerami bekas pemotongan akan menjadi bahan organik tanah dan unsur hara dari jerami tersebut dapat dimanfaatkan oleh tanaman untuk mempercepat proses pertumbuhan tunas baru. Selain Jerami bekas pemotongan yang bertebaran dilahan sawah berfungsi sebagai pupuk organik juga dapat menghambat pertumbuhan gulma ke permukaan lahan sawah. OLEH : RIZA AFRINA,S.ST