PENDAHULUAN Pupuk adalah suatu bahan yang mengandung satu atau lebih unsur hara atau nutrisi bagi tanaman untuk menopang tumbuh dan berkembangnya tanaman. Pupuk adalah bahan yang diberikan ke dalam tanah baik yang organik maupun anorganik dengan maksud untuk mengganti kehilangan unsur hara dari dalam tanah dan bertujuan untuk meningkatkan produksi tanaman dalam keadaan faktor keliling atau lingkungan yang baik. Pemupukan Menurut pengertian khusus ialah pemberian bahan yang dimaksudkan untuk menyediakan hara bagi tanaman. Umumnya pupuk diberikan dalam bentuk padat atau cair melalui tanah dan diserap oleh akar tanaman. Namun pupuk dapat juga diberikan lewat permukaan tanaman, terutama daun. Tujuan Pemupukan Pemupukan merupakan pemberian sejumlah pupuk untuk mencapai ketersediaan hara-hara Esensial yang seimbang dan optimum kedalam tanah, untuk : Meningkatkan produktivitas dan mutu hasil pertanian Meningkatkan efisiensi pemupukan Meningkatkan kesuburan dan kelestarian tanah Menghindari pencemaran lingkungan dan keracunan tanaman. PEMUPUKAN BERIMBANG Pupuk berimbang adalah suatu cara pemberian pupuk makro (NPKS ) yang seimbang yang sesuai dengan kebutuhan tanaman dan kandungan hara tanah, dengan tetap memperhatikan pemberian unsure hara mikro yang lain. Untuk kebutuhan pupuk yang mengandung unsure N, P, K, S dapat diambil dari pupuk kimia, sedang unsure hara mikro dapat diambil dari pupuk organic/ kandang. Pemupukan berimbang yaitu pemberian berbagai unsure hara dalam bentuk pupuk untuk memenuhi kekurangan hara yang dibutuhkan tanaman berdasarkan tingkat hasil yang ingin dicapai dan hara yang tersedia dalam tanah. Fungsi dan Manfaat Pemupukan Berimbang Pupuk Nitrogen (N) N dapat berupa Amonium sulfat/ ZA (NH4)2SO4, Urea (CO (NH2)2), Amonium nitrat (NH4NO3), yang berfungsi untuk : Merangsang pertumbuhan akar, batang dan daun Membuat warna daun lebih tampak hijau Memperbanyak anakan Memperbaiki mutu dan jumlah hasil Pupuk Fosfor (P) Pupuk kimia yang mengandung unsur P berada pada pupuk super pospat tunggal (ES), Double superfosfat (DS) dan Triple super fosfat (TSP ), pupuk fosfor sebetulnya juga larut dalam air tetapi tidak secepat pupuk urea, pupuk ini berfungsi : Memperpanjang pertumbuhan akar, sehingga tanaman mudah menyerap makanan ]Menguatkan batang dan mempercepat proses pemasakan buah Memperbaiki mutu dan jumlah hasil Pupuk Kalium (K) Yang termasuk dalam pupuk kalium adalah pupuk kalium tunggal antara lain kalium sulfat (ZK), kalium magnesium sulfat. Fungsi kalium bagi tanman yaitu : Memperbaiki pertumbuhan tanaman Meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan hama/penyakit Memperbaiki mutu hasil Dosis Pemupukan Tanaman Jagung di Lahan Sawah Dosis pemupukan berimbang ya tepat harus berdasarkan hasil pengecekan/pengujian unsur hara dengan menggunakan alat seperti PUTK, dan BWD. Dosis pemupukan pada tanaman jagun disarankan untuk dipertajam dengan menggunakan bantuan Bagan Warna Daun (BWD). Dosis, waktu aplikasi dan acuan pemupukan pada tanaman jagung dilahan sawah (kg/ha) Anjuran Pupuk ke-1 Pupuk ke-2 Pupuk ke-3 Pupuk Tambahan Tanda Vegetatif Daun 3 Daun 6-8 Daun lebih dari 10 Bunga Jantan kurang dari 25 persen Umur (HST) 7 21-25 – – Acuan lain – BWD BWD BWD Dosis Pupuk Phonska (kg/ha) 150 150 – – Urea (kg/ha) 100 50-100 50-100 75 Dosis pemupukan tanaman jagung dilahan sawah (kg/1000 m2) Anjuran Pupuk ke-1 Pupuk ke-2 Pupuk ke-3 Pupuk Tambahan Phonska (kg/ha) 15 15 – – Urea (kg/ha) 10 5-10 10-15 7.5 Pemupukan N pada tanaman Jagung lahan Sawah berdasarkan BWD. Rekomendasi Pemupukan Tanaman Jagung dilahan Kering Dosis pemupukan pada tanaman jagung disarankan untuk dipertajam dengan menggunakan bantuan BWD. Dosis, waktu aplikasi dan acuan pemupukan pada tanaman jagung dilahan sawah (kg/ha) Anjuran Pupuk ke-1 Pupuk ke-2 Pupuk Tambahan Tanda Vegetatif Daun 3 Daun 7-8 Bunga Jantan kurang dari 25 persen Umur (HST) 7 25-30 10-15 Acuan lain – BWD BWD kurang dari 4 Dosis Pupuk Phonska (kg/ha) 200-300 0-100 – Urea (kg/ha) 50 100-175 75 Dosis pemupukan tanaman jagung di lahan darat (Kg/1000m²) Anjuran Pupuk ke-1 Pupuk ke-2 Pupuk ke-3 Pupuk Tambahan Phonska (kg/ha) 20-30 0-100 – – Urea (kg/ha) 50 10-17.5 10-15 7.5