Pemupukan Berimbang Pada Tanaman Padi Spesifik Lokasi
Rekomendasi pemupukan untuk wilayah kabupaten Barru Tanpa Bahan Organik (BO) Urea : 250 kg Sp36 : 50 kg KCl : 50 kg ZA : 50 kg 2. Dengan 5 Ton jerami Urea : 180 – 230 kg SP36 : 50 kg ZA : 50 3. Dengan 2 ton Bokashi Urea : 150 – 200 kg SP36 : 25 kg Dengan 300 NPK Urea : 100 – 150 kg Organik : 500 kg Jenis dan manfaat Pupuk yang diberikan pada tanaman padi Urea sebagai sumber Nitrogen (N), berguna untuk : Membuat daun tanaman lebih hijau Mempercepat pertumbuhan dan menambah jumlah anakan tanaman Memperbaiki mutu gabah Merangsang pembentukan protein biji/beras Menyediakan bahan makanan bagi jasad renik tanah yang bekerja mengurai bahan organic dalam tanah 2. SP 36 sebagai sumber Fosfat (P) berguna untuk : Mempercepat pertumbuhan akar dan batang sehingga merangsang penyerapan unsure hara lebih banyak Merangsang pembentukan bunga dan buah Mempercepat pemasakan gabah sehingga panen lebih cepat Memperbesar persentase pembentukan bunga menjadi biji, sehingga mengurangi kehampaan KCl sebagai sumber Kalium (K) berguna untuk : Memperkuat batang tanaman sehingga tidak mudah rebah Meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan hama dan penyakit Mengurangi kerontokan gabah Memperlancar penyaluran zat tepung, gula dan lemak keseluruh bagian tanaman Membantu pembentukan zat tepung Mempertinggi mutu hasil ZA sebagai sumber Blerang (S) berguna untuk : Mengurangi gabah hampa dan beras mengapur Merangsang pertumbuhan protein Meningkatkan penyerapan unsure hara lain Mengahambat pembentukan butir hijau Mempercepat pertumbuhan anakan produktif Waktu Pemupukan Pemupukan pertama diberikan pada umur 0 – 7 hari setelah tanam Pemupukan kedua diberikan pada umur 25 – 30 hari setelah tanam Pemupukan ketiga diberikan pada umur 40 – 45 hari setelah tanam Pupuk urea diberikan sebanyak 3 kali yaitu masing-masing 33,3 % bagian, pupuk SP dan ZA diberikan sekaligus pada saat tanam ( pada pemupukan pertama), dan pupuk KCl diberikan 2 kali yaitu ½ dari takaran pada saat pemupukan pertama dan ½ takaran diberikan pada saat pemupukan kedua. Cara Pemupukan Sebelum memupuk, air dipetakan dikeluarkan sampai keadaan tanahnya macak-macak Pupuk Urea, SP, KCl dan ZA ditebar secara merata dipermukaan sawah Setelah ditebar, dibenamkan dalam tanah disekitar perakaran tanaman Jangan mengalirkan air ke dalam petakan, sesaat setelah memupuk. Karena itu saluran pemasukan dan pengeluaran air ditutup Air dimasukkan setelah 3 – 5 hari sesudah memupuk.