Loading...

Pemupukan pada Tanaman Cabai

Pemupukan pada Tanaman Cabai
PEMUPUKAN PADA TANAMAN CABAI MERAH Pemupukan merupakan usaha penting untuk meningkatkan produksi, bahkan sampai sekarang dianggap sebagai faktor dominan dalam produksi pertanian. Pemakaian pupuk di Indonesia dari tahun ke tahun selalu meningkat, karena pemakaian pupuk secara langsung dapat menaikan produksi tanaman (Afandi dan Nasih, 2002). Salah satu unsur hara terpenting yang harus ditambahkan ke dalam tanah yaitu unsur hara nitrogen. Hal ini disebabkan karena nitrogen dibutuhkan tanaman dalam jumlah yang banyak, juga ketersediaannya dalam jumlah yang terbatas di dalam tanah, disamping fungsinya yang tidak dapat digantikan dengan unsur hara yang lain. Beberapa pupuk anorganik sebagai sumber N yang banyak digunakan oleh petani adalah Urea dan ZA. Nitrogen yang terkandung dalam Urea dan ZA merupakan unsur hara utama bagi pertumbuhan tanaman, sebab merupakan penyusun banyak komponen esensial, penyusun semua protein, klorofil, dan asam-asam nukleat serta berperan penting dalam pembentukan koenzim (Hanafiah, 2007). Pupuk Urea sebagai sumber N dapat memperbaiki pertumbuhan vegetatif tanaman, dimana tanaman tumbuh pada tanah yang cukup N, berwarna lebih hijau (Hardjowigeno, 1987). Pupuk ZA merupakan pupuk anorganik terdiri atas unsur S dan N yang mudah larut dan diserap tanaman dan mampu meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman (Kiswondo, 2011). Menurut Leiwakabesssy et al., (2003), nitrogen berfungsi dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman dan jumlahnya harus seimbang serta tersedia bagi tanaman. Kondisi nitrogen yang optimum penting dalam fase pertumbuhan tanaman terutama untuk pembentukan akar, batang dan daun dengan baik. Kelebihan nitrogen akan menyebabkan pertumbuhan vegetatif yang berlebihan sehingga tanaman menjadi sukulen dan mudah terserang penyakit sedangkan kekurangan nitrogen akan membuat pertumbuhan tanaman tertekan dan daun-daun mengalami klorosis dan keringDosis pupuk pada tanaman cabai merah adalah sebagai berikut : a. Pupuk Dasar : - Pupuk Urea : 200 kg/Ha - Pupuk ZA : 600 kg/Ha - Pupuk TSP : 400 kg/Ha - Pupuk KCl : 352 kg/Ha - Pupuk kandang : 8 ton b. Pupuk Susulan :Pupuk NPK Sebanyak : - Tanaman Muda : 3 gram/tanaman - Tanaman Tua : 5 gram/tanamanPupuk susulan dilakukan dengan cara dicor, pengecoran sebaiknya dilakukan 1 minggu sekali atau menurut perkembangan pertumbuhan tanamanWaktu pemupukan susulan pada tanaman cabe adalah sebagai berikut : 1. Pada Umur tanaman : 5 – 7 Hari setelah tanam 2. Pada Umur tanaman : 10 – 14 Hari setelah tanam3. Pada Umur tanaman : 15 – 21 Hari setelah tanam4. Pada Umur tanaman : 22 – 28 Hari setelah tanam5. Pada Umur tanaman : 29 – 35 Hari setelah tanam6. Dan seterusnya .......... Penyunting : Herlina (Penyuluh Pertanian WKPP Sagoe Kecamatan Keumala Kabupaten Pidie) Dari berbagai sumber