Tanaman jahe cukup rakus terhadap zat-zat mineral, karena itu tanaman jahe sering disebut sebagai tanaman yang mudah mengurangi kesuburan tanah. Untuk mengimbangi sifatnya yang rakus tersebut diperlukan pemupukan menggunakan pupuk organic dan an organic yang banyak.Jahe termasuk tanaman monokotil berakar dangkal. Tanaman ini membutuhkan lahan yang cukup lembab sepanjang pertumbuhannya. Karena itu, diperlukan pengurangan penguapan lahan dengan cara sebagai berikut :1. Meningkatkan jumlah pupuk organic.2. Menutup lahan dengan mulsa.Jahe membutuhkan pupuk organic yang cukup banyak. Setiap hektar lahan membutuhkan 20 – 40 ton pupuk organic berupa kompos atau pupuk kandang. Pupuk organic diberikan sebagai pupuk dasar. Waktu pemberiannya bersamaan dengan saat pengolahan tanah. Pupuk urea, TSP dan KCl boleh tidak diberikan jika ternyata tanahnya masih subur.Berikut ini kebutuhan pupuk pada jahe salama satu musim tanam :Tabel 1. Dosis Kebutuhan Pupuk Selama Satu Musim Tanaman Jahe.Jenis Pupuk DosisPupuk OrganikPupuk An organic :-. Urea- TSP- ZK ( Kalium Sulfat ) 20 – 40 ton/ha 350 – 800 Kg/ha350 – 1.000 Kg/ha350 – 1.000 Kg/ha Namun dosis di atas tidak baku. Beberapa petani yang membudidayakan jahe secara intensif melakukan pemupukan dengan perlakuan sebagai berikut :1. Pemupukan pertama dilakukan saat tanam. Jenisnya pupuk kandang dari kotoran ayam sebayak 17.500 Kg/ha. Pupuk ditaburkan diatas bibit yang ditanam di larikan. Fungsinya untuk menutup bibit.2. Pemupukan kedua dilaksanakan 1 bulan kemudian dengan menggunakan urea/ZA dosis 250 Kg/ha. Cara pemberian ditaburkan di atas tanah. Tanaman yang baru muncul dari dalam tanah bisa langsung mengisap unsure hara dari pupuk tersebut.3. Pemupukan ketiga dilaksanakan dua bulan setelah tanam dengan menggunakan pupuk kandang dari kotoran ayam sebanyak 7.500 Kg/ha, KCl 125 Kg/ha, dan ZA 125 Kg/ha. Pupuk tersebut dicampur jadi satu, kemudian ditaruh dalam parit kecil sejauh 30 cm dari tanaman.4. Pemupukan keempat dilakukan setelah umur tanaman 3 – 4 bulan. Jenis dan dosisnya tergantung pada kondisi tanaman. Tanaman yang terlihat agak gemuk, cukup diberi pupuk kandang sebanyak 2.500 Kg/ha, KCl 125 Kg/ha, TSP 125 Kg/ha, dan SS (super sulfat) 125 Kg/ha. Jika tanaman terlalu gemuk, dapat diberikan pupuk dengan dosis KCL 125 Kg/ha, TSP 125 Kg/ha, SS 125 Kg/ha, tanpa pupuk kandang.5. Pemupukan kelima dilakukan pada saat tanaman berumur 5 bulan dengan menggunakan pupuk NPK (15:15:15) sebanyak 100 Kg/ha.Selain pemupukan di atas, tanaman jahe dapat juga diberikan Zat Perangsang Tumbuh (ZPT) untuk meningkatkan hasil rimpang berumur 3 bulan hingga 34 %. Penyemprotan larutan ZPT dengan konsentrasi 0,5 ml/L dilakukan saat tanaman berumur 4, 6, dan 8 minggu setelah tanam dengan dosis 600 liter/ha. OLEH GEORGE Z ROTTY (BPP AERTEMBAGA) Sumber :Redaksi Agro Media. 2007. Petunjuk Praktis Bertanam Jahe. Jakarta : PT. Agro Media Pustaka.