Loading...

PEMUPUKAN TANAMAN BAWANG MERAH

PEMUPUKAN TANAMAN BAWANG MERAH
PEMUPUKAN TANAMAN BAWANG MERAH Hara merupakan unsur esensial yang dibutuhkan tanaman agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Pada lahan untuk budidaya tanaman, keberadaan hara umumnya belum mampu memenuhi total kebutuhan tanaman. Cara paling umum untuk menyediakan hara bagi tanaman adalah dengan kegiatan pemupukan. Bawang merah merupakan tanaman yang banyak membutuhkan hara, baik pada masa pertumbuhan vegetatif atau juga saat pembentukan, pembesaran, dan pematangan umbi. Pemupukan harus tepat jenis, tepat waktu, tepat cara, dan tepat kombinasi. Pemupukan yang tepat dan berimbang selain dapat memenuhi kebutuhan hara tanaman juga merupakan salah satu cara penting untuk meningkatkan ketahanan tanaman terhadap serangan hama dan patogen penyebab penyakit pada bawang merah. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan pemupukan tanaman bawang merah adalah sebagai berikut: 1. Pupuk yang diberikan harus sesuai dengan fase pertumbuhan tanaman dan diberikan secara berimbang 2. Pupuk yang terdiri dari beberapa jenis harus diaduk secara merata (asal bukan bersifat antagonis) dan diberikan secara merata di lahan.3. Pupuk diaplikasikan dengan cara disebar di areal pertanaman dengan rata. 4. Sebelum pemupukan dilakukan, tanah di areal pertanaman harus dibersihkan dari gulma (dilakukan penyiangan). Pemupukan tidak hanya sekedar menambah zat-zat makanan tanaman di dalam tanah, tetapi juga berusaha supaya zat-zat makanan tidak selalu diserap terus oleh tanaman, khusus nya bagi bawang merah. Hal ini pupuk tidak dihisap oleh tanaman melainkan hanya untuk memperbaiki struktur tanah. A. Macam-macam pupuk yang diperlukan oleh tanaman bawang merah antara lain :A. Pupuk Alami/Pupuk Organik untuk Tanaman Bawang Merah Pupuk alam pupuk alam merupakan pupuk alamiah yang berasal dari bahan-bahan seperti kotoran hewan tanaman dan kotoran dari daun atau sampah ketiga dari pupuk tersebut disebut sebagai pupuk organik diantaranya pupuk kandang pupuk hijau dan pupuk komposa. Pupuk Kandang Pupuk kandang dibuat dari kotoran kotoran hewan ternak yang dicampur dengan sisa-sisa kompos jerami dan lainnya. Pupuk kompos ini mengandung beberapa macam zat yang diperlukan oleh tanaman seperti zat lemas,fosfor, kalium, kapur dan lain-lain. Pupuk kandang ini juga bisa melonggarkan susunan dalam tanah terutama tanah liat, sehingga udara dapat mudah masuk kedalam tanah serta ke dalam akar mudah menembus ke dalam tanah. Pupuk kandang dapat membuat subur kehidupan bakteri tanah yang berguna untuk mengubah zat-zat makanan di dalam tanahb. Pupuk Hijau Pupuk hijau merupakan pupuk tanaman yang terbuat dari daun-daun yang sudah membusuk di dalam tanah. Pembuatan pupuk ini biasanya dari tanaman kacang-kacangan seperti kacang tanah, kedelai,turi , dadap dan lain-lain. Selanjutnya langsung dimasukkan ke dalam tanah sebelum membusuk. Pupuk ini mengandung zat nitrogen fosfor dan kalium atau sering disebut sebagai pupuk npk. Pupuk ini baru dapat dihisap oleh tanaman bawang atau tanaman lainnya setelah pupuk membusuk.c. Pupuk Kompos Pupuk kompos adalah pupuk yang terbuat dari berbagai campuran kotoran seperti sampah-sampah pasar, daun - daun dan ranting muda, rumput dan lain-lain yang ditimbun dalam waktu berapa lama hingga menjadi busuk dan hancur. Pupuk alami merupakan pupuk dasar atau pendahuluan pada tanaman bawang merah yang biasa diberikan sebelum dilakukan penanaman bibit bawang. Cara pemberian pupuk ini dimasukkan dan diolah dalam tanah pada saat pembuatan bendengan-bandengan. Pupuk ini dicampur secara merata dengan tanah sedalam 15 sampai 20 cm. B. Pupuk Buatan Pabrik untuk Bawang Merah Pupuk buatan adalah berbagai jenis pupuk yang dibuat di pabrik dan dijual di toko-toko pupuk seperti urea, npk, kcl, sp dan lain-lain. Produksi tanaman bawang merah akan berhasil memuaskan jika syarat hidup tanaman bawang terpenuhi dengan memperoleh pemupukan secara teratur dan cukup. Pembagian waktu dalam melaksanaakaan pemupukan pada tiap – tiap daerah bisa berbeda. Biasanya perbedaan tersebut disebabkan oleh keadaan alam dan kesuburan tanah yang dipengaruhi iklim setempat.B. Jenis dan Dosis Pupuk serta Waktu Pemupukan Bawang Merah yang Benar Dibawah ini pemberian pupuk untuk bawang merah yang benar dan sering dilakukan oleh petani di daerah-daerah penghasil bawang terbesar di indonesia, seperti halnya pemupukan tanaman bawang merah yang dilakukan oleh petani - petani di brebes sebagai waktu dan dosis pemupukan bawang merah yang tepat. 1. Pemupukan pertama diberikan bersama ketika pengolahan tanah atau sebelum dilakukan penanaman bibit bawang merah. Jenis pupuk yang digunakan adalah kompos dan TSP dengan takaran masing-masing 10-20 ton dan 200 kg per hektar. Pemupukan ini disebut sebagai pemupukan dasar.2. Pemupukan Kedua atau pemupukan susulan pertama diberikan saat tanaman berumur 10 hst dengan jenis pupuk yang diberikan adalah Urea (50 kg/ha), NPK 27/7/7 (100 kg/ha) dan KCl (50 kg/ha).3. Pemupukan Ketiga atau pemupukan susulan kedua diberikan saat tanaman berumur 20 hst dengan jenis pupuk yang diberikan adalah Urea (125 kg/ha), NPK 15/15/15 (150 kg/ha), TSP (125 kg/ha) dan KCl (50 kg/ha).4. Pemupukan Keempat atau pemupukan susulan ketiga diberikan saat tanaman berumur 30 hst dengan jenis pupuk yang diberikan adalah Urea (75 kg/ha), NPK 15/15/15 (100 kg/ha) dan KCl (75 kg/ha).5. Pemupukan pada bawang merah yang terakhir dilaksanakan pada waktu tanaman bawang merah berumur 40 hari. Pupuk yang digunakan adalah NPK 15/15/15 (100 kg/ha). Pupuk yang tepat akan mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan tanaman hingga akhirnya juga meningkatkan produktivitas umbi yang dihasilkan. Selain itu untuk memperoleh hasil yang optimal perlu pemupukan yang cukup dan perpaduan penggunaan pupuk organik atau pupuk alami untuk menjaga struktur tanah. Sedangkan menurut penelitian pada awal pertumbuhan tanaman bawang merah lambat sekali menyerap unsur-unsur makanan tanaman atau hara. Sedangkan pada waktu umbi mulai terbentuk hingga panen, tanaman memerlukan banyak unsur hara. C. Zat-zat yang diperlukan tanaman bawang merah Setiap tanah pada umumnya mempunyai reaksi tanah yang berbeda-beda tergantung pada tingkat keasaman tanah setempat. Adapun zat-zat yang sangat diperlukan tanaman bawang merah adalah Zat Nitrogen Posfor dan Kalium yang biasa dinamakan NPK. Apabila ketiga unsur ini dapat terpenuhi maka pertumbuhan tanaman bawang merah akan baik. akan tetapi jika sampai terjadi kekurangan NPK atau kelebihan NPK. Maka pertumbuhan tanaman akan mengalami hambatan. Beberapa petunjuk zat-zat yang dibutuhkan tanaman bawang merah sebagaai pupuk bawang merah yang baik adalah ;1. Nitrogen atau Zat lemas, Zat ini merupakan protein bagi tanaman bawang merah yang berguna untuk pertumbuhan pucuk daun bawang merah. Jika kelebihan zat lemas akan mengakibatkan warna daun berubah menjadi hijau gelap serta mudah diserang penyakit dan sebaliknya jika kekurangan zat lemas ini akan mengakibatkan pertumbuhan tanaman bawang merah menjadi lambat, daunnya berwarna hijau pucat dan hasilnyapun rendah2. Zat Posfor. Zat fosfor merupakan salah satu unsur di dalam protein yang dibutuhkan oleh tanaman bawang merah yang mendorong tanaman dapat mempercepat pertumbuhan umbi bawang. Zat ini berguna sebagai peransang akar menjadi kuat dan tahan kekeringan. Jika kekurangan zat fosfor akan mengakibatkan pertumbuhan tanaman akan terlambat, daunnya berdiri tegak tetapi tidak tampak ribun.3. Zat Kalium Zat kalium untuk tanaman bawang merah berpengaruh besar bagi pertumbuhan zat tepung atau zat gula di dalam bawang merah, di samping sebagai zat yang memperkuat tubuh tanaman bawang merah, juga menjadikan daun bawang merah tidak mudah ke tanah serta tahan terhadap penyakit. Jika kekurangan zat kalium mengakibatkan Daun bawang merah akan berwarna kuning, daun bawang seperti terbakar. tanaman bawang merah ini tidak tahan kekurangan air, pertumbuhan umbi akan berkurang serta mudah terkena penyakit. Sumber : Mudatsir., Sutomo, Hadi. 2016. Buku Praktis Budidaya Bawang Merah. Dewan Bawang Nasional dan Pusat Pelatihan Bawang Merah “Mekar Jaya”, Brebes.