Pemupukan adalah kegiatan pemberian unsur hara pada tanaman untuk memenuhi kebutuhan unsur hara dalam tanah yang di butuhkan tanaman sesuai dengan fase pertumbuhan.Tujuan Tujuan pemupukan adalah untuk mendapatkan pertumbuhan tanaman yang baik yang optimal serta mempertahankan status hara tanaman.Lima jurus tepat untuk pemupukan:1.tepat jenis2. tepat dosis3.tepat waktu4. tepat cara5. tepat sasaran 1. Tepat jenisJenis pupuk disesuaikan dengan unsur hara yang dibutuhkan tanaman2. Tepat dosisPemeberian pupuk harus tepat takarannya disesuaikan dengan jumlah unsur hara yang dibutuhkan tanaman pada setiap fase pertumbuhan.3. Tepat waktuWaktu pemupukan harus disesuaikan dengan masa kebutuhan hara pada setiap fase/umur tanaman dan kondisi iklim/cuaca. Misala. Pemupukan yang baik dilakukan diawal musim penghujan atau akhir musim hujanb. Penyemprotan pupuk daun sebaiknya dilakukan pada pagi hari setelah tidak ada embun, atau sekitar jam 8 -10 siang.4. Tepat caraCara pemberian pupuk disesuaikan dengan bentuk fisik pupuk , pola tanam, kondisi lahan dan sifat fisik kimia dan biologi tanah.5. Tepat sasaranPemupukan harus tepat pada sasaran yang ingin di pupuk, misal:a. Jika ingin memupuk tanam, maka pemberian pupuk harus berada didalam radisu daerah perakaran.b. Sebelum dilakukan pemupukan areal pertanaman harus bersih dari gulma.Contoh berbagai dosi pemupukan cabe dan cara pemberiannya :1. Pemupukan cara Balihorti Lembang untuk 1 Ha1. Kebutuhannya 500 kg ZA 90 kg urea 125 kg TSP 100 kg KCL dan pupuk kandang 30 ton. 1. Waktu pemupukan a. Saat tanam Pada saat tanam /pupuk dasar di beri 200 kg ZA 40 kg urea 125 kg TSP 50 kg KCL dan 30 ton organik,pupuk kandang di berikan sekaligus sebelum tanam / pada saat tanam Cara pemberian dengan pembuatan lubang tanam tiap lubang tanam di beri pupuk kandang 0,5- 0,9/lubang selanjut nya si atas di taburi sedikit tanah kemudian masukan pupuk 6,25 gram ZA 1,25 gram urea dan 1,5 gram KCL 2. Pupuk susulan ke satu Pupuk susulan ke 1 di berikan pada tanaman umur 4 minggu setelah tanam di beri pupuk 200 kg ZA 40 kg urea dan 50 kg KCL untuk tiap hektar3. Pupuk susulan ke 2Pupuk susulan ke 2 di berikan pada tanaman umur 7 minggu setelah tanam di beri pupuk 100 kg ZA dan 10 kg urea untuk tiap hektar II.PEMUPUKAN Kebutuhan pupuk per hektar 200 kg petroganik,800 kg ponska dan 200 kg ZA Pupuk dasar di berikan sebelum tanam kebutuhan nya 2000 kg petroganik,200 kg ponska dan 200 kg ZAPupuk susulan di lakukan tiap minggu dengan melarutkan ponska dengan air.dosis sebagai berikut 1-3 mst =2,5-3 gram/250 ml air/tanaman, 4-seterusnya= 3,5-5 gram/250 ml air/tanaman.CARA II Dengan cara ditugalJenis pupuk yang diberikan petroganik 2000 kg, phonska 800 kg dan 200 kg ZA. Pupuk dasar diberikan sebelum tanam dengan dosis pupuk organik 2000 kg/ha dan phonska 400 kg/ha.- Pupuk susulan ke 1Tanaman umur 20 HST, 400 Kg phonska- Pupuk susulan ke 2Tanaman umur 40 HST, 200 Kg ZAAPLIKASI PEMUPUKAN/1000 TANAMANNo Waktu Pemupukan Jenis Pupuk Dosis/Kg1 Pemupukan Dasar Pupuk Kandang 1000-2000 Kg2 Susulan 1/10 HST NPK 16 43 Susulan 2/17 HST NPK 16 64 Susulan 3/24 HST NPK 16, Urea, TSP, KNO 5,1,1,1,5 Susulan 4/30 HST NPK 16, Urea, TSP, KNO 4,2,2,26 Susulan 5/40 HST NPK 16, Urea, TSP, KNO 6,2,2,27 Susulan 6/50HST NPK 16, Urea, TSP, KNO 6,2,2,28 Susulan 7/69 HST NPK 16, Urea, TSP, KNO 6,2,2,29 Susulan 8/70 HST NPK 16, Urea, TSP, KNO 6,2,2,2- Pupuk dasar diberikan beberapa hari sebelum tanam dengan kondisi pupuk sudah matang- Pupuk susulan diberikan dengan cara dikocor- Setiap pemberian pupuk susulan dilarutkan kedalam air sebanyak 250 liter- Dosis setiap tanaman 250 ml.