PEMUPUKAN TANAMAN JAGUNG SISTEM TOT DILAHAN KERING
Budidaya jagung memiliki prospek yang sangat bagus, jagung bisanya dipergunakan untuk bahan makan ternak unggas seperti Ayam ..Disamping dipergunakan sebagai pakan ternak jagung juga merupakan bahan makanan yang bisa di buat menjadi nasi jagung dan produk-produk olahan lainnya. Di Negara – negara maju jagung dipergunakan sebagai bahan baku pembuatan bioetanol (bahan bakar) . Menanam jagung system TOT yang terpenting adalah pembuatan saluran air agar lahan selalu kering, karena jika tergenang air tanaman jagung tidak akan tumbuh dengan bagus bahkan akan mati. Biaya yang paling tinggi dalam budidaya jagung adalah Pemupukan. Kamis,2/1/2020 Ketua Kelompok tani Citra Tani melakukan Pemupukan pada tanaman jagung di Lokasi SL Kelurahan Takalala Kecamatan Wara selatan Kota Palopo bersama Kepala BPP dan Penyuluh wilayah BPP Wara selatan. Tanaaman jagung membutuhkan pupuk yang lebih banyak dibanding tanaman padi, terutama urea.Untuk mencapai hasil yang maksimal dalam budidaya jagung perlu diperhatikan pemupukan berimbang pada tanaman dan memperhatikan spesifik lokasi dengan cara: Mamamfaatkan semaksimal mungkin hara alami dari tanah, sisa tanaman dan bahan organic. Pemupukan berfungsi hanya untuk memenuhi kekurangan hara. Menggunakan bagan warna daun (BWD) Pemupukan berdasarkan kebutuhan tanaman dan analisis tanah Pemupukan berdasarkan respon hasil tanaman Pemupukan berdasarkan hasil kajian rekomendasi pemupukan (Lahan kering Adapun pupuk yang diperlukan untuk tanaman jagung adalah sebagai berikut: Pupuk Urea dengan kandungan unsure Nitrogen (N) Pupuk SP-36 dengan kandungan (F) Pupuk ZA Pupuk NPK sebagai pengganti alternative yang mengandung Kalium (K) meskipun pupuk NPK adalah pupuk yang bersifat majemuk Fungsi unsur hara N, P, dan K pada tanaman jagung Unsur (N) yang disuplai dari urea berfungsi untuk pertumbuhan vegetatif tanaman jagung seperti mempercepat tingginya pohon dan pertumbuhan daun. Unsur hara fosfor (P) berfungsi dalam mempercepat pembentukan tongkol, bunga, pengisian biji serta pemasakan biji. Unsur hara (K) Membuat tanaman jagung tahan terhadaap serangan penyakit . Dalam aplikasinya, petani harus presisi dalam memberikan takarannya. Perlu diingat bahwa semakin bertambah usia tanamn jagung, maka dosis yang diberikan juga dapat berbeda dan akan bertambah. Tabel Takaran Penggunaan pupuk Tunggal NO Jenis Pupuk Dosis (Kg/Ha) Dosis /Umur tanaman (kg/ha) 7 – 10 hst 28 – 30 hst 40 – 45 hst 1 Urea 350 150 200 BWD ZA 50 50 - - SP-36 200 200 - - NPK 100 50 50 - Pada Pemupukan ketiga (42 – 45 hst) pemberian pupuk dilakukan dengan cara membaca BWD (Bagan warna Daun) untuk menentukan kebutuhan N (Nitrogen) tanaman atau jumlah pupuk urea yang dibutuhkan. Semakin gelap warna daun, semakin kurang pupuk urea yang diberikan. Untuk waktu pembacaan BWD yang tepat, sebaiknya dilakukan pada waktu sore hari agar tidak terpengaruh dengan cahaya matahari. Pupuk bisa diberikan dengan cara di taburkan atau di tugal disamping tanaman jagung kemudian ditutup tanah agar bisa terserap oleh tanaman jagung. Semoga dengan pemupukan berimbang dapat meningkatkan produksi jagung yang sedang dibudidayakan. Penulis_SARNAWIYAH, S.P (Penyuluh Pertanian Madya)