Loading...

PEMUPUKAN TANAMAN SALAK

PEMUPUKAN TANAMAN SALAK
PEMUPUKAN TANAMAN SALAKOleh Aning Widiyanti, A.MdBPP Kecamatan Banjarmangu Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah Semua bahan yang diberikan pada tanaman dengan tujuan memberi tambahan unsur hara untuk memperbaiki pertumbuhan dan produksi tanaman disebut pupuk. Ada pupuk yang diberikan melalui daerah perakaran tanaman (pupuk akar). Pupuk yang diberikan dengan cara penyemprotan lewat daun tanaman (pupuk daun). Jenis pupuk ada 2 macam yaitu pupuk organik dan pupuk anorganik. Pupuk organik adalah pupuk kandang, pupuk hijau, kompos, abu tanaman, tepung darah dan sebagainya. Pupuk anorganik adalah Urea, TSP, KCl, ZA, NPK Hidrasil, Gandasil, Super Fosfat, Bay folan, Green Zit dan sebagainya. Pupuk organic yang sering diberikan ke tanaman salak adalah pupuk kandang. Umur Tanaman :a. 0-12 bulan (1 x sebulan) : pupuk kandang 1000 gram, pupuk urea 5 gram, TSP 5 gram, KCl 5 gramb. 12-24 bulan (1x 2 bulan) : urea 10 gram, TSP 10 gram, KCl 10 gramc. 24-36 bulan (1 x 3 bulan): Urea 15 gram, TSP 15 gram, KCl 15 gram.d. 36–dst (1 x 6 bulan): Urea 20 gram, TSP 20 gram, KCl 20 gram. MENGENAL PUPUKPupuk merupakan kunci dari kesuburan tanah karena berisi unsur hara untuk menggantikan unsur yang habis terserap tanaman. Pupuk adalah material yang ditambahkan pada media tanam atau tanaman untuk mencukupi kebutuhan hara yang diperlukan sehingga tanaman mampu berproduksi dengan baik. Material pupuk dapat berupa bahan organik ataupun anorganik. Jadi memupuk adalah menambahkan material dalam hal ini unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Pupuk berbeda dengan hormon tanaman atau ZPT (Zat Pengatur Tumbuh). Pupuk mengandung bahan baku yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman, sedangkan ZPT membantu kelancaran proses metabolisme. Meskipun demikian, ZPT dapat ditambahkan ke dalam pupuk terutama pupuk buatan.Pupuk dapat diberikan lewat tanah ataupun disemprotkan ke daun. Agar pemberian pupuk tepat, perlu diperhatikan kebutuhan tanaman tersebut, sehingga tidak terlalu banyak bahan makanan yang diberikan karena jika terlalu sedikit atau terlalu banyak dapat membahayakan tanaman. Berdasarkan kebutuhan tanaman, pupuk dikelompokkan menjadi :1. Pupuk MakroPupuk makro adalah pupuk yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah besar, terdiri dari unsur makro primer dan sekunder. Unsur makro primer meliputi Nitrogen (N), Pospat (P), dan Kalium (K), sedangkan makro sekundernya meliputi Kalsium (Ca), Magnesium (Mg), dan Sulfur (S).2. Pupuk MikroPupuk mikro adalah pupuk yang dibutuhkan tanaman dalam jumlah relatif kecil. Sekalipun dibutuhkan dalam jumlah sedikit pupuk ini mutlak diperlukan tanaman, meliputi Klor (Cl), Besi(Fe), Mangan (Ma), Tembaga (Cu), Boron (B), Molibdenum (Mo), dan Seng (Zn)Berdasarkan asalnya, pupuk dikelompokkan menjadi :1. Pupuk OrganikPupuk organik adalah pupuk yang terbuat dari bahan-bahan organik baik dari kotoran hewan atau manusia maupun dari sisa-sisa pelapukan tanaman.2. Pupuk AnorganikPupuk anorganik adalah pupuk buatan pabrik yang dibuat dari bahan-bahan kimia berkadar hara tinggi. Contoh Urea, SP36, KCl, dllBerdasarkan cara pemberiannya, pupuk dikelompokkan menjadi :1. Pupuk AkarPupuk akar adalah pupuk yang diberikan ke dalam tanah agar terserap oleh akar tanaman, baik dalam bentuk padat maupun cair (kocoran).2. Pupuk DaunPupuk daun adalah pupuk yang diberikan langsung ke tanaman melalui mulut daun (stomata) dengan cara disemprotkan Sumber :Dinas Pertanian Kabupaten Banjarnegara. 2008. Standar Operasional Prosedur Salak Nglumut Kabupaten Banjarnegara.