Pemupukan pada tanaman terdapat 2 fase yaitu pemupukan dasar dan pemupukan susulan. Pupuk dasar diberikan pada saat awal pengolahan dan persiapan lahan, sedangkan pupuk susulan diberikan setelah tanaman ditanam, untuk menyuplai kebutuhan nutrisi selama tanaman tumbuh dan berkembang. Pemberian pupuk susulan terbagi menjadi 3 fase yaitu fase vegetatif (pertumbuhan awal), generatif (pembungaan dan pembuahan) serta fase pembesaran atau pematangan buah. Pemupukan susulan pertama pada tanaman tomat ini dilakukan 10 hari pasca penanaman, dimana pemupukan ini bertujuan agar pertumbuhan pada fase vegetatifnya dapat optimal, adapun jenis pupuk, dosis dan cara aplikasinya adalah sebagai berikut : Pupuk NPK Phonska plus dengan dosis 25 gram/liter air Pupuk KNO3 Merah dengan dosis 2-5 gram/liter air Pupuk Ultradap dengan dosis 5-10 gram/liter air Jika penanaman dilakukan pada musim hujan sebaiknya ditambahkan pupuk kalsium dengan dosis 1 gram/liter air, untuk menjaga tanaman dari serangan hama dan patogen. Dosis tersebut di atas adalah takaran untuk dilarutkan ke dalam 1 liter air, karena pemupukan yang akan kita lakukan adalah menggunakan sistem kocor. Sedangkan untuk takaran yang lebih banyak bisa menyesuaikan dengan takaran di atas. Campurkan pupuk-pupuk tersebut ke dalam air, aduk hingga benar-benar larut. Sebelum pupuk diaplikasikan, terlebih dahulu buatlah lubang menggunakan tugal di samping tanaman tomat dengan jarak 10-15 cm dan kedalaman 10-15 cm untuk memasukkan larutan pupuk. Adapun dosis pemupukannya adalah 220ml/ tanaman atau satu gelas bekas air mineral. Aplikasi pupuk dilakukan dengan cara mengocorkan atau memasukkan larutan pupuk ke dalam lubang yang telah dibuat sebelumnya kemudian tutup kembali menggunakan tanah, lakukan pemupukan dengan hati-hati jangan sampai mengenai daun tanaman. Penulis : Aneke Biringang, STP ( Penyuluh Pertanian Muda, BPP Biru Kec. Tabukan Tengah ) Sumber : https://www.kampustani.com/pemupukan-tomat-pasca-tanam/