Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) BUNTOK yang menjangkau wilayah kerja BARITO TIMUR dan BARITO SELATAN , menambah jaringan untuk pengamatan cuaca di BPP PATANGKEP TUTUI BARTIM KALTENG. Alat ini dapat difungsikan memantau curah hujan untuk daerah-daerah centra pangan. "Tahun ini ada penambahan jaringan untuk pengamatan curah hujan, namanya Automatic Rain Gate (ARG). Ada tiga yang akan kami pasang di daerah central pangan pertanian," kata Kepala BMKG BUNTOK, baru-baru ini.Diharapkan, dengan pemasangan alat ini dapat membantu centra pertanian di BARTIM khususnya wilayah kecamatan PATANGKEP TUTUI BARTIM yang selama ini banyak mengandalkan tadah hujan. Namun BMKG belum bisa menjelaskan titik pemasangan ARG ini. "Penempatan representatifnya masih dikaji. Masih dikordinasikan dengan peralatan lain agar datanya tidak tumpang tindih," jelasnya.Selain itu, BMKG juga memasang sistem informasi curah hujan bagi bandara-bandara perintis yang ada di pedalaman. "Namanya meteorologi observasi, semacam informasi unsur-unsur cuaca untuk kepentingan penerbangan. Bandara di WARUKIN TANJUNG TABALONG, dan SANGGU segera kami pasang. Kalau di PALANGKARAYA sudah lengkap dan peralatannya lebih canggih," tuturnya.BMKG BUNTOK sebagai kantor utama wilayah BARTIM dan BARSEL juga memiliki kantor kordinator untuk pos pengamatan curah hujan. Dia menyebutkan, saat ini BMKG memiliki lebih dari 70 lokasi pos pengamatan hujan. "Kordinator pos pengamatan hujan ada di BUNTOK . Untuk data detail BARTIM dan BARSEL ada disana," katanya.Pos pengamatan hujan ini berfungsi untuk meningkatkan keakuratan prakiraan cuaca. "Di BUNTOK tersebar di beberapa titik ," tandasnya. Pos pengamatan hujan ini memiliki alat pengukuran otomatis maupun manual, juga dapat membantu bidang pertanian khususnya penyuluh pertanian di BPP PATANGKEP TUTUI BARTIM KALTENG serta PPL di WKPP / desa . Seluruh alat-alat tersebut merupakan bantuan dari BMKG Pusat.Dikatakannya, BMKG BUNTOK di SANGGU sudah memiliki peralatan canggih dalam membuat analisa dan prakiraan cuaca. "Kita sudah punya radar cuaca, dan satelit cuaca. Alat ini untuk mendukung pembuatan prakiraan cuaca atau kepentingan informasi cuaca. Ada juga komputer untuk pengolahan data. Semua sudah lengkap. Untuk informasi penerbangan juga sudah rutin setiap hari," pungkasnya PEWARTA LUKMANUL CHAKIM KONTRIBUTOR FOTO KARNANDO, A.Md (PPL WKPP JANGO KECAMATAN PATANGKEP TUTUI BARTIM KALTENG)