Loading...

Penanaman Padi Jajar Legowo Kegiatan Sl Dekon

Penanaman Padi Jajar Legowo Kegiatan Sl Dekon
Jarwo merupakan sistim tanam untuk memanfaatkan pengaruh barisan pinggir tanaman padi (border effect) yang lebih banyak, dimana kelompok-kelompok barisan tanaman padi dipisahkan oleh suatu lorong atau ruangan yang luas dan memanjang. Untuk pola tanam jarwo dengan jarak tanaman padi 25 cm maka ruangan kosong yang memisahkan antara kelompok barisan sekitar 50 cm, dimana ini bertujuan memanipulasi lokasi penanaman, sehingga tanaman padi memiliki jumlah batang pinggir lebih banyak. Dalam rangka menggalakkan pola tanam padi sistim jarwo ini BPP Sukaratu dalam Kegiatan SL Dekon melaksanakan tanam padi sistim jarwo 21 di hamparan sawah kelompok tani Mekarsari Desa Sinagar. Kepala Dinas Pertanian Tanah Datar Yulfiardi kepada media ini, Selasa (17/09) pada saat membuka lomba ini secara resmi, mengatakan lomba ini bertujuan untuk memotivasi petani atau kelompok tani (keltan) dalam mengadopsi teknologi jarwo sehingga terjadi peningkatan produksi panen dan kesejahteraan petani meningkat. Koordinator BPP Sukaratu mengatakan jika jarwo sangat menguntungkan petani, karena akan meningkatkan populasi tanam dan produktivitas tanam, meningkatkan intensitas cahaya sehingga dapat meningkatkan kualitas gabah dan mempermudah pemeliharaan seperti pemupukan, pengendalian hama penyakit dan sulam serta dapat mengurangi hama tikus, dan dari segi keuntungan sistim jarwo 21 menurut Rumsyah peningkatan hasil bisa mencapai 33 persen, diumpamakannya produksi dengan panen tanam biasa 5 ton dengan jarwo 21 bisa mencapai 6,5 ton. Untuk sistim jarwo yang sudah dikembangkan petani di Tanah Datar selain 21 ini, dikatakannya ada juga sistim jarwo 41 dan 61.