Membuat persemaian merupakan langkah awal bertanam padi,pembuatan persemaian memerlukan persiapan sebaik-baiknya sebab benih di persemaian ini akan menentukan pertumbuhan tanaman padi di sawah, oleh karena itu persemian harus benar-benar mendapat perhatian agar harapan untuk mendapatkan bibit padi sehat dan subur dapat tercapai. Yang perlu diperhatikan adalah penggunaan benih unggul bersertifikat dengan kebutuhan 25-30 kg/ha. Pilih lokasi persemaian yang tanahnya subur dan intensitas cahaya matahari sempurna tidak ternaungi oleh adanya pohon yang tinggi sehingga menggangu proses pertumbuhan benih padi sawah . Buat bedengan dengan ukuran lebar 1 m, panjang 4 m, dan tinggi 20-30 cm. Untuk lahan seluas 1 hektar dibutuhkan 4 bedengan. Untuk menghindari serangan tikus sebaiknya tempat persemaian dikelilingi pagar plastik. Berikan pupuk NPK 15-15-15 sebanyak 1 kg untuk 4 bedengan. Benih yang telah direndam selama 1 malam siap untuk ditebar,bibit berumur 18 hari siap untuk pindah tanam. Sebelum ditanam, bibit yang telah dicabut direndam dalam larutan insektisida berbahan aktif karbofuran dengan konsentrasi 1 gr/ liter selama 2 jam. Keuntungan tanam pindah menggunakan bibit muda adalah tanaman tidak stress akibat pencabutan bibit di persemaian, pengangkutan dan penanaman kembali di sawah. Daun bibit dibiarkan utuh, tidak dipotong seperti kebiasaan petani dan sebelum penanaman buatlah caplak dengan ukuran sesuai yang kita kehendaki, agar memudahkan dalam penanaman tepat pada titik yang sudah dibuat. Pada saat penanaman, lahan dalam kondisi macak-macak, tidak perlu tergenang air terus menerus sehingga akan menghemat penggunaan air irigasi. Penanaman dilakukan dengan jumlah 1-3 tanaman per titik tanam, dengan sistem jajar legowo 2 -1 dengan jarak 15 x 25 cm dan lebar barisan legowo 50 cm. Tanam jajar legowo merupakan salah satu cara untuk meningkatkan populasi tanaman dan cukup efektif mengurangi serangan hama tikus, keong emas dan keracunan besi. Jajar legowo adalah pengosongan satu baris tanaman setiap dua atau lebih baris dan merapatkan dalam barisan tanaman, sehingga dikenal legowo 2:1 apabila satu baris kosong diselingi oleh dua baris tanaman padi atau 4:1 bila diselingi empat baris tanaman padi. Keuntungan penanaman menggunakan sistem ini adalah memberikan ruang cukup untuk pengaturan air serta mengoptimalkan cahaya matahari, pengendalian hama penyakit lebih mudah, dan pemupukan lebih berdaya guna.Penyulaman dilakukan sampai dengan umur tanaman 2 minggu. Tanaman yang sudah terlalu tua apabila masih terus disulam mengakibatkan pertumbuhan tidak seragam, akan berpengaruh terhadap pemanenan.Untuk daerah endemic keong emas tanamlah bibit dengan jumlah 2-3 batang perumpun. Oleh : Ir.Soehardi Kusumowarno,MSBalai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi PertanianJl. Tentara Pelajar No.10 Bogor,14116E-mail : ksoehardi@yahoo.comSumber : Dari berbagai sumber teknologi bertanam Padi Sawah. Petunjuk PTT Padi Sawah, Badan Litbang Pertanian,2010