Loading...

PENANGANAN PANEN DAN PASCAPANEN JAGUNG

PENANGANAN PANEN DAN PASCAPANEN JAGUNG
PENANGANAN PANEN DAN PASCA PANEN JAGUNG KEGIATAN PASCA PANEN JAGUNG Pasca panen adalah tahapan kegiatan sejak pemungutan hasil di lapangan sampai siap untuk dipasarkan, sedangkan penanganan pasca panen merupakan tindakan yang disiapkan atau dilakukan pada hasil pertanian agar hasil pertanian siap dan aman untuk dikonsumsi atau diolah lebih lanjut oleh industri. PENANGANAN PANEN DAN PASCA PANEN JAGUNG WAKTU PANEN Umur panen jagung tergantung dari masing-masing varitas yang ditanam, tetapi biasanya 2 bulan setelah 50% keluar rambut. Batang, daun dan kelobot berubah menjadi kuning atau telah mengering Kelobot kering berwarna kuning dan bila dikupas biji mengkilap. Bila biji ditekan dengan kuku tidak berbekas. Terdapat bintik hitam pada bagian biji CARA PANEN Cara panen jagung yang matang fisiologis adalah dengan memutar tongkol berikut kelobotnya, atau dapat dilakukan dengan mematahkan tangkai buah jagung. PERLAKUAN HASIL Pemisahan Tongkol Pengupasan Pengeringan : Pengeringan alami Pengeringan melalui Pengasapan Pengeringan dengan mesin Pemipilan PENYORTIRAN DAN PENGGOLONGAN Setelah jagung terlepas dari tongkol, biji-biji jagung harus dipisahkan dari kotoran atau apa saja yang tidak dikehendaki, sehingga tidak menurunkan kualitas jagung. Yang perlu dipisahkan dan dibuang antara lain sisa-sisa tongkol, biji kecil, biji pecah, biji hampa, kotoran selama petik ataupun pada waktu pengumpilan. PENYIMPANAN Penyimpanan untuk benih : Untuk bentuk tongkol Untuk bentuk pipilan Penyimpanan untuk konsumsi : Untuk bentuk pipilan dengan kadar air 12%, bungkus secara rapat dengan plastik kedap udara atau kaleng. Atau bungkus dengan plastik yang dilapisi karung dan disimpan dalam tempat bersih dan kering. HAMA JAGUNG PASCA PANEN Kumbang Sitophilus (bubuk gabah). Kumbang Rhyzopertha (bubuk gabah). Ulat Sitotraga (ngengat gabah) Ulat Corcyra (ngengat beras kelabu). STANDAR PRODUKSI Standar produksi tanaman jagung meliputi: standar klasifikasi, syarat mutu, cara pengambilan contoh, cara uji, syarat penandaan, pengemasan dan rekomondasi. KLASIFIKASI DAN STANDAR MUTU Berdasarkan warnanya, jagung kering dibedakan menjadi jagung kuning jagung putih dan jagung campuran Jagung kuning adalah jagung yang sekurang-kurangnya 90% bijinya berwarna kuning Jagung putih adalah jagung yang sekurang- kurangnya 90% bijinya berwarna putih) Jagung campuran yang tidak memenuhi syarat-syarat jagung putih dan jagung kuning. PENGEMASAN Pengemasan dengan karung harus mempunyai persyaratan bersih dan dijahit mulutnya, berat netto maksimum 75 kg. dan tahan mengalami “handling” baik waktu pemuatan maupun pembongkaran. PENULIS : BERNY J. MENGI, SST - PENYULUH PERTANIAN KECAMATAN TATAPAAN SUMBER : WWW.GOOGLE.COM - PANEN DAN PASCAPANEN JAGUNG