Kegiatan penyimpanan hasil tanaman jagung dikelompok tani Matakmalirin Desa Tohe Kecamatan Raihat memiliki daya simpan yang pendek hal ini terjadi karena dilakukan dengan cara tradisional (pengasapan) dimana tingkat kerusakan akhibat hama gudang baik berupa kutu maupun tikus dapat memberikan kerusakan lebih dari 60 % dari hasil yang disimpan. I. Prinsip Dasar Dari Penanganan Pasca Panen Jagung Yang Baik Mengenali sifat biologis hasil tanaman yang akan ditangania) Hasil pertanian yang telah dipanen masih hidup, masih melakukan respirasi, dan transpirasi, sehingga penanganan pasca panen jagung yang dilakukan harus selalu memperhatikan hal ini.b) Sifat biologi setiap hasil pertanian berbeda, perlakuan pasca panen yang tepat untuk tiap komoditas akan berbeda.c) Bagian tanaman yang dimanfaatkan juga berbeda-beda sifatnya (daun, batang,bunga, buah, akar).d) Struktur dan komposisi hasil tanaman dari tiap bagian tanaman berbeda. Perubahan-perubahan yang terjadi dari bagian tanaman setelah panen.1). Perubahan fisik / morfologis :a) Daun - menguningb) Bunga – layuc) Buah muda – jagung – biji mengeras 2). Perubahan komposisi :a) kadar air – berkurangb) karbohidrat - pati menjadi gula dan sebaliknyac) protein – teruraid) lemak - menjadi tengike) vitamin dan mineral – hilang / berkurangf) Timbul aroma / bau II. Mengetahui jenis kerusakan yang dapat terjadi a. Kerusakan Fisik – FisiologisPerubahan-perubahan terjadi karena proses fisiologi (hidup) yang terlihat sebagai perubahan fisiknya seperti perubahan warna, bentuk, ukuran, lunak, keras, alot, keriput, dll.b. Kerusakan MekanisKerusakan disebabkan benturan, gesekan, tekanan, tusukan, baik antar hasil tanaman tersebut atau dengan benda lain. Kerusakan ini umumnya disebabkan tindakan manusia yang dengan sengaja atau tidak sengaja dila kukan.c. Kerusakan BiologisPenyebab kerusakan biologis dari dalam tanaman : pengaruh etilen Penyebab kerusakan biologis dari luar : Hama dan penyakit.Faktor yang berpengaruh pada kerusakan hasil tanaman :- Faktor biologis : repirasi, transpirasi, pertumbuhan lanjut, produksi etilen, hama dan penyakit- Faktor lingkungan : Temperatur, kelembaban, komposisi udara, cahaya, angin, tanah/media Kerusakan hasil pasca panen jagung terjadi dari awal pemanenan yang disebabkan olehbeberapa jenis hama antara lain; a. Kumbang Sitophilus (bubuk gabah).Imago dari kumbang ini dapat hidup rata-rata 4 atau 5 bulan, dan selama itu induk dapat meletakkan telur 300-400 butir. Telur diletakkan satu persatu dalam bulir jagung yang telah digerek dan seluruh perkembangan larva dan pupa terjadi dalam bulir jagung tersebut. Perkembangan telur, larva dan pupa membutuhkan waktu 26 hari.b. Kumbang Rhyzopertha (bubuk gabah).Imago dari kumbang ini dapat mnyerang bulir jagung yang masih utuh. Perkembangan larva dan pupa terjadi dalam bulir jagung.c. Ulat Sitotraga (ngengat gabah)Ulat ini sudah dapat menyerang jagung di lapang yang kemudian akan berkembang biak di gudang. Larva muda menggerek bulir dan hidup dalam bulir tersebut.d. Ulat Corcyra (ngengat beras kelabu).Imago dari ulat ini dapat hidup 1 - 2 minggu dengan produksi telur sekitar 400 butir. Larvanya berukuran panjang sampai dengan 17 mm. Pupa berwarna coklat dan terbungkus dalam kokon. III. Pengendalian Pasca Panen Hama Jagung Pengendalian kerusakan pasca panen jagung dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain;a. Usahakan agar jagung yang akan disimpan bebas dari hama dan penyakit.b. Kadar air jagung yang akan disimpan maksimal 12%.c. Usahakan tempat penyimpanan jagung kedap udara.d. Apabila dipandang perlu lakukanlah cara pengendalian dengan menggunakan insektisida, yaitu untuk: - Penyemprotan bangunan dan karung tempat penyimpanan.- Pencampuran dengan insektisida.- Fumigasi Tabel . Insektisida untuk menekan hama jagung pasca panen (Lampiran Tabel 1). - Sasarannya bangunan dan karung - Sasarannya karung saja Kerusakan hasil panen jagung dapat dikendalikan dengan cara :a. Menggunakan teknologi yang baik dan menyesuaikan dengan tujuan penangananb. Hindari kerusakan apapun penyebabnya dalam penanganan pasca panen jagung.Penanganan harus dilakukan dengan hati -hati dan mengikuti kaidah-kaidah yang ditentukanc. Mempertimbangkan hubungan biaya dan pemanfaatan. OLEHTEOTANIO BRITO- PPL PENDAMPING DESA TOHE BPP HAEKESAK KECAMATAN RAIHAT WEMORI KAB. BELU