Loading...

Penanganan Pedet Yang Baru Lahir Dari Hasil Kawin Inseminasi Buatan (ib) Antara Pejantan Jenis Brahman Dengan Induk Bali Di Desa Waeflan. Kecamatan Waelata. Kab. Buru

Penanganan Pedet Yang Baru Lahir Dari Hasil Kawin Inseminasi Buatan (ib)  Antara Pejantan Jenis Brahman Dengan Induk Bali Di Desa Waeflan.  Kecamatan Waelata. Kab. Buru
Oleh : Agus Anwarruly, S.ST Pada hari Selasa, 28-Juli-2020 telah lahir pedet sapi Brahman berjenis kelamin betina dari hasil Kawin Buatan (IB) dengan induk sapi Bali. penanganan pedet dilakukan di kandang peternak. Perlakuan pada sapi induk bunting dan pedet yang baru lahir membutuhkan perawatan khusus. Karena jika penanganannya tidak tepat dapat menyebabkan pedet atau induk mati lemas, atau infeksi, dan lain-lain. Berdasarkan standar prosedur, berikut tata cara penanganannya: Ketika air ketuban sudah mulai pecah, kami sebagai Inseminator, harus berada dilokasi. Apa bila kondisi pedet lambat keluar maka perlu diadakan pengecekan pada bagian serviks dengan cara menempatkan induk di kandang jepit untuk mempermudah mengetahui kondisi pedet normal atau tidak. Apa bila normal tapi kondisi pedet besar maka harus segera ambil tindakan yaitu dengan cara merogoh dan membantu tarik agar cepat keluar. Setelah pedet lahir, dibersihkan lendir yang ada di area hidung dan mulut pedet. Kemudian memeriksa kelancaran nafas pedet. Memotong tali pusar kurang lebih 4-5 cm dari bagian perut dan mencelupkannya pada larutan iodine. Membantu mengarahkan pedet ke induk untuk menyusu agar segera mendapatkan kolostrum induk. Melakukan Pengukuran berat dan ukuran tubuh pedet. Memberikan pengobatan antibiotik dan vitamin pada indukya.