Loading...

Pencegahan penyakit pada ayam kampung petelur

Pencegahan  penyakit pada ayam kampung petelur
Hanya ayam kampung petelur sehat yang mampu memberikan hasil produksi telur meningkat. Terkait hal tersebut tentunya perlu ada perlakuan pengelolaan ayam kampung yang diharapkan dapat memberikan jaminan kondisi ayam kampung petelur tetap sehat. Ada beberapa perlakuan yang dianjurkan bagi petani ternak ayam kampung petelur agar ayam kampung petelur selalu dalam keadaan sehat ;1. Pemberian ransum pakan dan minum ayam kampung yang berkualitasRansum pakan dan minum yang diberikan pada ayam kampung petelur harus mengacu standard kualitas pakan dan minum sehat bagi ayam kampung petelur.Sampai saat ini belum tersedia ransum pakan ayam kampung petelur sebagaimana pada ayam ras petelur. Banyak ditemukan dilapangan umumnya petani ternak ayam kampung petelur menggunakan ransum pakan ayam ras petelur sebagai pakan utama.Untuk mengurangi biaya pakan yang membengkak dapat dikombinasikan dengan bahan baku pakan lokal seperti dedak, jagung dan tepung ikan.Jagung merupakan bahan baku pakan yang mempunyai kadar karbohidrat tinggi, protein rendah. Tepung ikan merupakan bahan baku pakan yang kaya protein dengan kandungan karbohidrat tidak sebanyak jagung. Kedua bahan baku ini jika dicampurkan akan menjadi ransum pakan ayam kampung petelur yang seimbang.Pemberian pakan pada ayam kampung petelur.tidak dianjurkan sekaligus dalam seharinya tetapi dilakukan secara bertahap 3 – 4 kali sehari dengan memperhitungkan kebutuhan pakan ayam disesuaikan dengan kondisi lingkungan. Patokan pemberian pakan pada ayam kampung petelur pada pagi dan malam hari dapat diberikan jumlah jatah pakan yang berlebih dibandingkan pemberian jatah pakan di siang hari Hal ini disebabkan pada pagi dan malam .hari udara disekitar kandang dingin. Otomatis ayam lapar.Sedangkan pada siang hari nafsu makan ayam akan berkurang karena kondisi lingkungan kandang panas. Artinya pemberian pakan ayam kampong petelur dikurangi jumlah jatah ransum yang diberikan. Sebaliknya pemberian air minum pada ayam di waktu siang hari. lebih banyak dari pada pagi dan malam hari.Selain kualitas pakan yang juga harus diperhatikan adalah kualitas air minum, Pemberian air minum pada ayam dianjurkan menggunakan air berrsihyang jernih dengan perlakuan pada air minum ayam sebagai berikut :a. Air yang akan digunakan untuk air minum ayam harus ditampung terlebih dahulu dan tidak boleh kena sinar matahari langsung.b. Tempat penampungan air minum ayam tidak terkena matahari langsungc. Tempat penampungan air minum tidak terbuat dari bahan yang mudah berkarat d. Tempat minum air yang ada dikandang ayam harus dibersihkan setiap harinyae. Pemberian air minum pada ayam diberikan secara adlibitum yaitu air minum harus selalu tersedia sepanjang waktu 2. Menjaga kebersihan kandang Bibit penyakit senang hidup didaerah yang kotor. Karena itu dianjurkan kandang ayam kampung petelur harus selalu keadaan bersih.Kebersihan kandang selain untuk mencegah menyebarnya bibit penyakit juga untuk mencegah terjadinya kontaminasi pada telur ayam akibat kandang ayam yang kotor.Kebersihan kandang ayam dapat dilakukan dengan sanitasi dan disinfektan kandang secara rutin. Selain dilakukan sanitasi dan disinfektan pada kandang ayam juga harus dilakukan pengosongan kandang atau kandang istirahat. Tujuan dari mengistirahatkan kandang untuk memutus mata rantai kehidupan dari bibit penyakit., Selain harus dilakukan pemersihan kandang secara rutin juga dilakukan pembersihan peralatan kandang yang digunakan untuk kebutuhan hidup ayam. Tempat pakan dan tempat minum ayam harus dicuci setiap harinya dan dikeringkan sebelum dipakai kembali.Pada alas kandang anak ayam dan kandang model litter harus segera diganti bila alas kandang sudah mulai basah. Pembuangan bekas alas kandang yang sudah tidak terpakai harus ditempatkan jauh dari lingkungan kandang 3. Melakukan vaksinasi pada ayam kampung petelur.Vaksinasi ayam kampung petelur wajib dilakukan. Tujuannya untuk terbentuknya kekebalan tubuh ayam dari suatu jenis penyakit. Vaksinasi ayam kampung petelur dapat dilakukan beberapa cara, tetes mata, hidung, mulut suntikan atau semprotan. Vaksinasi juga dapat dilakukan dengan mencampurkan vaksin dan air minum ayam.Cara melakukan vaksinasi pada ayam kampung petelur 1. Pemilihan vaksin sebaiknya menggunakan vaksin yang dihasilkan oleh perusahaan yang diakui kualitasnya. Untuk lebih pastinya dalam penggunaan jenis vaksin untuk ayam kampong petelur dapat berkonsultasi dengan petugas dinas peternakan di wilayah daerah keberadaan usaha budidaya ayam petelur2. Vaksinasi harus dilakukan pada ayam yang dalam keadaan sehat.3. Pemilihan cara penggunaan masing vaksin harus disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan vaksinasi4. Vaksinasi dilaksanakan pagi hari sebelum matahari terbit atau malem hari setelah matahari terbenam. Hal ini dilakukan karena vaksin akan mati bila terkena sinar matahari. Artinya kegiatan vaksinasi tidak ada gunanya untuk kesehatan ayam5. Penggunaan vaksin harus diperhatikan masa kedaluarsa vaksin. Juga sisa penggunaan vaksin dalam ampul tidak dapat lagi disimpan alias sisa vaksin harus dimusnahkan dengan cara dibakar6. Penggunaan vaksin yang dicampurkan dengan air minum ayam harus dipuasakan terlebih selama 2-3 jam. Vasin yang dicampur air minum harus habis setelah 2 jam pemberian. Bila lebih dari 2 jam air minum harus dimusnahkan7. Untuk mengencerkan vaksin dianjurkan untuk menggunakan air suling yang bebas khlor atau logam berat.8. Dosis vaksin yang digunakan harus sesuai dengan aturan penggunaan vaksin yang dianjurkan oleh masing masing perusahaan penghasil produksi vaksin. Nani Priwanti - Penyuluh Pertanian PPMKP CiawiSumber : Ir. Zaenal Abidin, Meningkatkan Produktivitas Ayam Kampung Petelur Agro Media Pustaka, Cetakan ketiga Januari 2005