Loading...

Pendampingan dan Pengawalan Petani Adalah Keharusan Bagi Penyuluh Pertanian

Pendampingan dan Pengawalan Petani Adalah Keharusan Bagi Penyuluh Pertanian
Pendampingan dan Pengawalan Petani Adalah Keharusan Bagi Penyuluh Pertanian Pendampingan dan pengawalan terhadap petani dalam rangka peningkatan produksi padi, jagung dan kedelai tahun 2015 adalah keharusan bagi penyuluh pertanian bersama babinsa dan mahasiswa, hal itu yang dikatakan oleh Ir. H. Saifullah selaku Kepala Badan Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan saat membuka Temu Teknis Penyuluhan Pertanian Tingkat Kabupaten pada hari Rabu, 27 Mei 2015 di Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan Provinsi Kalimantan Selatan. Keberhasilan program upaya khusus peningkatan produksi padi, jagung dan kedelai, sangat ditentukan oleh partisipasi aktif dari petani sebagai pelaku utama pembangunan, para penyuluh sebagai pendamping dan pengawal petani dalam desiminasi teknologi yang direkomendasi oleh peneliti, pengendali organisme penggangu tanaman (POPT) sebagai petugas untuk menekan kehilangan produksi dari serangan hama penyakit, dan petugas teknis lainnya Pada akhir sambutannya beliau mengharapkan perlunya satu persepsi dan satu gerakkan pelaksanaan kegiatan pengawalan dan pendampingan untuk mendukung upaya khusus peningkatan produksi padi, jagung dan kedelai sehingga tercapai swasembada berkelanjutan. Disampaikan Evaluasi Capaian Kinerja Tahun 2014 dan Rencana UPSUS Program Peningkatan Produksi Pajale Tahun 2015 di Kabupaten Hulu Sungai Selatan oleh Rani, SP. (Kepala Bidang Bina Produksi Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kab. Hulu Sungai Selatan). Kebijakan dan Program Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan dalam mendukung upaya khusus peningkatan produksi padi, jagung dan kedelai tahun 2015 disampaikan oleh Ir. H. Saifullah (Kepala Badan). Syahriannoor, SP (Penyuluh Pertanian Sekretariat Badan Koordinasi Penyuluhan Prov. Kalsel) menyampaikan Program Pengembangan SDM Pertanian dan Kelembagaan Petani di Kabupaten Hulu Sungai Selatan Temu Teknis Tingkat Kabupaten ini diikuti peserta dari Kepala Balai Penyuluhan Kecamatan, Petugas POPT, Babinsa, Penyuluh Kabupaten dan Dinas terkait.