Pendampingan Pembuatan Bokashi Di Desa Junok Kecamatan Sreseh Kabupaten Sampang
Saat ini petani sangat tergantung pada penggunaan pupuk kimia untuk meningkatkan hasil usaha taninya. Padahal penggunaan pupuk kimia secara terus-menerus akan mengganggu keseimbangan sifat tanah, sehingga tanah semakin liat, tandus, sulit diolah, dan produktivitasnya semakin menurun. Mengingat tahun 2019 ini, tingginya harga pupuk kimia buatan dan kelangkaan pupuk di sejumlah wilayah saat ini juga sangat meresahkan para petani. Sejumlah petani di beberapa daerah bahkan telah mulai melirik jenis pupuk lain sebagai pengganti pupuk kimia buatan yang biasa digunakan. Salah satu jenis pupuk yang dapat menggantikan kehadiran pupuk kimia buatan adalah bokashi. Pada tanggal 14 Mei 2019, petani yang tergabung dalam kelompok tani di Desa Junok Kecamatan Sreseh Kabupaten Sampang melakukan pembuatan pupuk bokhasi dengan pendampingan oleh penyuluh setempat. Parmuji SP selaku Koordinator BPP Kecamatan Sreseh menyampaikan di sela-sela kegiatan, bahwa kegiatan ini digalakkan untuk menyiasati harga pupuk kimia yang tinggi dengan beralih menggunakan pupuk organik buatan sendiri. Dengan bantuan petugas penyuluh setempat, petani mulai sadar akan manfaat yang dirasakan dengan menggunakan pupuk organik sejenis bokashi ini. Bokashi merupakan hasil fermentasi bahan-bahan organik seperti sekam, serbuk gergajian, jerami, kotoran hewan dan lain-lain. Bahan-bahan tersebut difermentasikan dengan bantuan mikroorganisme aktivator yang mempercepat proses fermentasi. Campuran mikroorganisme yang digunakan untuk mempercepat fermentasi dikenal sebagai effective microorganism (EM). Penggunaan EM tidak hanya mempercepat proses fermentasi tetapi juga menekan bau yang biasanya muncul pada proses penguraian bahan organik. Pupuk Bokashi mempunyai beberapa manfaat antara lain: Memperbaiki sifat fisik, kimia dan biologi tanah Meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil pertanian Meningkatkan kandungan material organik tanah sehingga mengurangi kepadatan tanah dan dapat mempermudah masuknya air ke dalam tanah. Mengurangi kelengketan tanah sehingga meningkatkan performa alat dan mesin bajak. Pupuk organik atau Pupuk Bokashi, selain proses pembuatannya cepat, hasil yang didapat juga tidak terlalu bau, selain itu prosesnya juga mampu menekan timbulnya jamur atau fungi dan gulma , setelah seluruh proses pembuatan pupuk selesai. Penulis : Parmuji,SP Admin BPP Sreseh : Halimatus Sa’diyah, A.Md