PENGAIRAN TANAMAN JAGUNG PADA KEGIATAN SEKOLAH LAPANG DI WKPP HAURGEULIS BPP KECAMATAN HAURGEULIS
Tanaman jagung (zea mays L) merupakan tanaman biji-bijian yang masih satu keluarga dengan rumput-rumputan. Tanaman jagung berasal dari Amerika yang menyebar ke benua Asia dan Afrika. Tanaman ini sangat mudah di budidayakan di negara mana pun dan di tanah apa pun asalkan tidak tandus. Salah satu syarat tumbuh tanaman jagung yaitu memiliki aliran air yang baik dan dan tanah yang memiliki aerasi. Pengairan merupakan bagian yang paling vital dalam perawatan tanaman. Keterlambatan dalam pengairan dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan tanaman dan dapat menurunkan hasil panen. Pengairan sangat penting untuk mencegah tanaman agar tidak layu. Pengairan yang terlambat mengakibatkan daun layu. Daerah dengan curah tang tinggi, pengairan melalui air hujan dapat mencukupi. Pengairan juga dapat dilakukan dengan mengalirkan air melalui parit diantara barisan jagung atau menggunakan pompa air bila kesulitan air.Tahapan dari kegiatan pengairan dilakukan dengan memperhatikan penentuan waktu pengairan pada areal tanaman jagung, interval/frekuensi pemberian air dan cara pemberian air pada tanaman jagung.Waktu pengairan pada tanaman jagung dilakukan sebelum tanam dengan cara dileb atau tanah digenangi/rendam air selama kurang lebih 2 jam. Pengairan selanjutnya bisa dilakukan pada umur 15 hst, 30 hst, 45 hst, 60 – 75 hst dan umur 75 hst. Pengairan awal setelah tanam dilakukan dengan cara disiram secukupnya agar benih/biji tidak busuk. Pengairan pada tanaman masih muda dilakukan dengan menggunakan embrat agar tanaman muda tidak mudah roboh.Kegiatan pengairan yang dilakukan petani jagung di wkpp Haurgeulis tergantung pada umur tanaman, pengairan awal dilakukan sebelum tanam dengan cara di leb/menggenangi parit diantara tanaman jagung kurang lebih 2 jam. Pengairan pada tanaman muda dilakukan dengan cara menyiram air menggunakan embrat seminggu 2 kali tapi tergantung situasi di lapangan. Apabila tanah terlihat kering lakukan penyiraman. Pembuatan bak dari terpal plastik diperuntukkan untuk menampung air yang akan digunakan untuk penyiraman menggunakan embrat.Pengairan pada tanaman yang cukup besar dapat dilakukan penggenangan parit selama kurang lebih 2 jam dan dilakukan setiap seminggu sekali. Penggenangan air dapat dilakukan dengan cara mengalirkan dari sumur pantek yang ada disekitar hamparan sawah.Dengan pengairan yang baik diharapkan tanaman dapat tumbuh subur dan baik sehingga menghasilkan panen yang tinggi. Penulis Rohayati, SP – Penyuluh Pertanian BPP Kecamatan Haurgeulis - Indramayu