Loading...

PENGAMATAN DAN PENGENDALIAN OPT WBC DI BP3K LEMAHABANG KAB.CIREBON

PENGAMATAN DAN PENGENDALIAN OPT WBC DI BP3K LEMAHABANG KAB.CIREBON
Akibat cuaca ekstrim dan perubahan cuaca yang tidak menentu di bulan Juni 2018 yaitu kondisi cuaca sudah memasuki musim kemarau tetapi masih ada mendung dan hujan dengan intensitas yang rendah, sehingga memicu perkembangan OPT wereng batang coklat (WBC). Petugas POPT, PPL dan petani melakukan pengamatan OPT padi secara rutin di semua wilayah sawah di BP3K Lemahabang. Umur tanaman padi saat ini antara 60-70 HST, ada beberapa tanaman yang sudah keluar malai dan masak susu. Hasil dari pengamatan OPT di lahan sawah yaitu menemukan perkembangan OPT wereng batang coklat (WBC) dibeberapa lahan sawah yang lahannya selalu digenangi air. Musuh alami yang ada dan berkembang di lahan tanaman padi yaitu kumbang stacfilinea, kumbang koksinelid, kepik, laba-laba dan capung. Populasi musuh alami cukup banyak, sedangkan populasi WBC rata-rata 5-10 ekor per rumpun padi. Hama wereng batang coklat (WBC) merupakan hama utama tanaman padi sehingga menjadi hama yang sangat ditakuti petani karena bisa mengakibatkan gagal panen (fuso). WBC merupakan hama r-strategis; menghisap cairan batang tumbuhan padi, dapat berkembang biak dengan cepat, dan cepat menemukan habitatnya serta mudah beradaptasi dengan membentuk biotipe baru. Selain itu, hama ini menularkan juga penyakit virus kerdil hampa (VKH), virus kerdil rumput tipe 1 (VKRT-I) dan virus kerdil rumput tipe 2 (VKRT-2). Pada saat vegetatif VKH menyebabkan daun rombeng, tercabik, koyak, atau bergerigi, terkadang berwarna putih. tumbuh kerdil dengan tinggi 23,8-66,9% tertekan, keluar malai diperpanjang sampai 10 hari. Saat keluar malai tidak normal (tidak keluar penuh), daun bendera terjadi distorsi. Saat pematangan buah tidak mengisi dan menjadi hampa.Dengan adanya gerakan pengendalian OPT WBC diharapkan bisa menekan perkembangan OPT WBC, di Blok Putat Desa susukanagung Kecamatan Susukanlebak BP3K Lemahabang pada tanggal 02 Juni 2018 melakukan gerakan pengendalian OPT WBC secara serempak, semoga tanaman padi di wilayah ini bisa bebas dari OPT WBC dan panen dengan produksi yang optimal. (Sumber : admin BP3K Lemahabang/ Lia Syafria Ulfah, S.Pt)