PENGAMATAN HAMA ULAT GRAYAK PADA TANAMAN JAGUNG POKTAN TALAKA BERSAMA PETUGAS POPT DI KELURAHAN GANTARANGKEKE
Pada hari kamis 30 Januari 2020 dilakukan pengamatan hama ulat grayak pada tanaman jagung di kelompok tani Talaka sebagai agenda harian kegiatan penyuluhan . Kegiatan pengamatan ini merupakan kelanjutan dari pengamatan serupa di kelompok tani lain yang mengalami serangan hama ulat grayak. Kegiatan pengamatan dimulai pukul 07.30-08.30 WITA di lahan pertanaman jagung kelompok tani Talaka, Lingkungan Dampang Kelurahan Gantarangkeke. Petugas POPT di Kecamatan Gantarangkeke, Nur Melia, SP bersama dengan Penyuluh Pertanian Kelurahan Gantarangkeke Andi Reski Mulya Utami, SP bersama-sama melakukan pengamatan di pertanaman yang mendapatkan serangan hama ulat. Ditemani oleh petani, dilakukan pengamatan seksama pada tanaman jagung varietas BISI 18 yang saat ini berumur 21 HST. Gejala yang tampak secara visual berupa daun yang berlubang dan jejak kotoran ulat mirip serbuk gergaji yang tersebar sepanjang pangkal daun hingga pucuk tanaman. Selain serangan hama ulat juga ditemukan gangguan serangan hama belalang di pertanaman yang diamati.Karena intensitas serangan yang cukup tinggi, langkah yang diambil berupa pengendalian kimiawi berupa penyemprotan insektisida di pucuk tanaman. Kami menyarankan penggunaan insektisida dengan bahan aktif emamektin benzoat. Penyemprotan insektisida juga dilakukan pada sore hari mengingat ulat ini mulai aktif memakan tanaman pada malam hari sehingga lebih efektif. Selain itu juga ditekankan untuk melakukan sanitasi kebun. Kondisi pertanaman yang padat gulma menjadi salah satu penyebab padatnya populasi belalang di pertanaman yang telah diamati. Untuk pengamatan lebih lanjut dan sebagai bahan pelaporan petugas POPT membawa sampel dan data serangan yang diperoleh di kedua kelompok tani yang telah dikunjungi. ANDI RESKI MULYA UTAMI,SP – PPL KEL.GANTARANGKEKE