Loading...

PENGAMATAN OPT PADA TANAMAN JAGUNG DI LOKASI SL KOMODITI JAGUNG PAKAN VARIETAS BISI-18 DI KELOMPOK TANI CITRA TANI KELURAHAN TAKALALA KECAMATAN WARA SELATAN KOTA PALOPO

PENGAMATAN  OPT  PADA TANAMAN JAGUNG DI LOKASI SL KOMODITI JAGUNG PAKAN VARIETAS BISI-18  DI KELOMPOK TANI CITRA TANI KELURAHAN TAKALALA KECAMATAN WARA SELATAN KOTA PALOPO
Kamis, 2/1/2020 Ketua kelompok tani Citra tani Ruslan Yapet yang didampingi oleh Penyuluh Pertanian, Petugas OPT Basir Husain Ali, S.P dan Kepala BPP Wara Selatan, melakukan kegiatan Pengamatan OPT pada SL tanaman Jagung di Kelompok tani Citra tani Kelurahan Takalala Kecamatan Wara Selatan Kota palopo. Adapun Hasil pengamatan adalah sebagai berikut : Luasan pertanaman jagung yang diamati + 1 ha Hama yang diamati adalah ulat grayak, hama baru pada tanaman jagung (Spodoptera frugiperda J.E.Smith) Tingkat kerusakan yang diamati secara visual masih rendah namun masih memungkinkan untuk meningkat lebih banyak. Adapun gejala yang diamati adalah : a)Adanya bekas gesekan dari larva atau ulat, Pada permukaan atas daun atau disekitar pucuk tanaman jagung; b) Ditemukan serbuk kasar seperti serbuk gergaji di permukaan daun; c) Ulat grayak ini merusak bagian pucuk, daun muda sehingga tanaman jagung mati; d) Ketika populasi ulat grayak ini sangat tinggi,maka bagian tongkol jagung akan diserang. Ulat grayak umumnya menyerang pada malam hari, sedangkan siang hari ulat ini bersembunyi dibawah tanaman. Pengamat OPT menyarangkan untuk melakukan pengendalian berupa eradikasi yaitu dengan cara mengambil ulat yang berada pada daun jagung atau langsung memencet ulat di daun jagung, karena tingkat kerusakan masih rendah. Namun jika tingkat kerusakan yang sudah diatas ambang ekonomi, maka Pengamat OPT menyarangkan menggunakan insktisida dalam batas yang normal yaitu ABENZ 22 EC Insektisida yang berbahan aktip Emamektin Benzoat 2,2 %,22 g/l Insektisida bersifat racun kontak dan lambung berbentuk pekatan yang dapat diemulsikan berwarna kuning kecoklatan untuk mengendalikan hama Ulat grayak,ulat boor dan penggerek buah. Diharapkan dengan komunikasi dan pengamatan ini, serangan hama ulat grayak yang menyerang pada tanaman jagung dapat diminimalisir serangan yang terjadi serta tidak menurunkan hasil produksi. ( Sarnawiyah, S.P_Penyuluh Pertanian Madya)