Loading...

PENGAMATAN PERKEMBANGAN PADI SAWAH DI LAHAN DEMPLOT DESA PERMAI INDAH KECAMATAN KOTO BARU

PENGAMATAN PERKEMBANGAN PADI SAWAH DI LAHAN DEMPLOT DESA PERMAI INDAH KECAMATAN KOTO BARU
Kegiatan pengamatan padi sawah di area demplot Desa Permai Indah Kecamatan Koto Baru rutin dilakukan seminggu sekali untuk melihat pertumbuhan padi sawah. Pengamatan dilakukan untuk mengetahui pertumbuhan tanaman padi yang dibudidayakan, serta mengetahui perkembangan tanaman padi dan mengantisipasi hama dan penyakit yang menyerang tanaman padi yang dibudidayakan. Dari pengamatan 2 minggu sebelumnya, didapati adanya serangan hama, yaitu hama sundep atau penggerek batang. Hama sundep, sejenis ulat perusak dan biasanya menyerang daun padi yang masih muda, yang mengakibatkan tanaman padi akan menguning dan lama kelamaan tanaman padi akan mati, walaupun kondisi batang bagian bawah masih hidup, dan dapat beranak tetapi tidak dapat menumbuhkan daun. Serangan Sundep biasanya terjadi saat musim hujan seperti saat ini. Suhu, kelembaban, dan curah hujan sangat cocok bagi perkembangan Sundep. Sundep menyerang pada fase vegetatif (fase pertumbuhan) yang ditandai dengan daun padi muda menguning tergulung lalu mengering dan mati. Cara Pengendalian Hama sundep Padi: Tanam serempak, dalam satu hamparan tidak lebih dari tiga minggu. Mengatur waktu tanam, sehingga ngengat dari jerami tidak dapat meletakan telur di persemaian. Memotong jerami serendah mungkin.Pemupukan berimbang, hindarkan pemupukan N yang berlebihan, pupuk K dapat mengurangi keparahan akibat serangan hama penggerek batang (sundep). Mengairi sawah lebih awal sehingga mendorong semua ulat menjadi kupu-kupu yang pada saat itu tanaman padi belum ada. Pengambilan dan pemusnahan kelompok telur pada persemaian. Pengambilan dan pemusnahan kelompok telur pada tanaman muda. Setelah terlihat gejala serangan sundep segera dilakukan pengendalian dengan mengaplikasikan insektisida yang disemprotkan. Pada pengamatan pada minggu ke-5 setelah tanam atau minggu ke-2 setelah pengaplikasian insektisida, tanaman sudah berangsur membaik dan anakan sudah mulai tumbuh kembali. Pada pengamatan ini padi berumur 36 hari setelah tanam dengan tinggi daun bendera 45 cm dan jumlah anakan sudah mencapai 17 batang per rumpun padi. (NERI JULDI, S.TP)