Pengambilan Sampel Darah Dan Organ Dalam Ayam Di Kstm Kec. Cigalontang
Hari / Tanggal Rabu, 27 Nopember 2019 Waktu 09.00 WIB – Selesai Tempat KSTM Nursalam dan KSTM Miftahul Falah Kec. Cigalontang Dalam Kunjungan Balai Besar Penelitian Veteriner Bogor dan Pendamping/PPL DISPERPAKAN ke Kelompok Santri Tani Milenial (KSTM) yang berada di Kec. Cigalontang. KSTM yang ada di Kec. Cigalontang ada 2 yaitu KSTM Nursalam yang Berada di Desa Nanggerang dan KSTM Miftahul Falah yang berada di Desa Sukamanah, TIM tersebut melakukan Kunjungan dan pengambilan Sampel darah ke KSTM tersebut. Wawancara dengan Bapak Ferry Tamalluddin, S.Pt. beliau mengatakan adanya kasus kematian ayam yang cukup tinggi yang dialami Kelompok Santri Tani Milenial (KSTM) di Kabupaten Tasikmalaya yang merupakan bantuan dari Kementerian Pertanian RI langsung ditindaklanjuti oleh Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kab. Tasikmalaya dengan menerjunkan tim yang terdiri dari unsur medis veteriner, paramedis veteriner untuk menginfestigasi penyebab kematian tersebut. Hasil pemeriksaan dari gejala klinis dan patologi anatomi menunjukkan ayam suspect ND (New Castle Desease)/Tetelo, Gumboro dan Koksidiosis. Sementara itu, koordinasi dengan Kementerian Pertanian juga dilakukan. Langkah selanjutnya, kementerian pertanian juga menurunkan tim dari Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Subang serta Balai Besar Penelitian Veteriner Bogor untuk melakukan penelitian dan pengujian laboratorium. Uji yang dilakukan antara lain: 1. Uji serologi Dengan mengambil serum darah untuk mengetahui gambaran titer antibodiUji (kekebalan) dalam tubuh ayam. 2. Uji biologi molekuler Untuk mendeteksi jenis mikroorganisme yang lebih detail. Sampel yang diperlukan adalah sampel organ ayam. 3. Uji Mikrobiologi Digunakan untuk menguji jenis bakteri atau protozoa yang menyerang ternak. Selain itu, uji terhadap kualitas pakan juga akan dilakukan sehingga baik penyekit maupun penyebabnya bisa lebih akurat. (Crew BPP Cigalontang)