Loading...

Pengaturan Air Sawah

Pengaturan Air Sawah
KEGIATAN SEKOLAH LAPANG(Satker 10 Provinsi Sumatera Barat) PENGATURAN AIR SAWAH Lokasi : Poktan Bukit Sigading, Jorong Ranah Kayu Kalek Nagari Silago, Kecamatan IX Koto Kabupaten Dharmasraya Waktu Kegiatan : Mei s.d November 2018Luas lahan : 1 HaPenyuluh Pendamping : Heza Putra, S.Pt.Komoditi : Padi sawah (VUB Batang Piaman) Air merupakan syarat mutlak bagi pertumbuhan tanaman padi sawah. Masalah pengairan bagi tanaman padi sawah merupakan salah satu faktor penting yang harus mendapat perhatian penuh demi mendapat hasil panen yang akan datang. Air yang dipergunakan untuk pengairan padi di sawah adalah air yang berasal dari sungai, sebab air sungai banyak mengandung lumpur dan kotoran-kotoran yang sangat berguna untuk menambah kesuburan tanah dan tanaman. Memasukan air kedalam sawah dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:1. Air dimasukan ke petakan sawah melalui saluran pemasukan2. Untuk menjaga agar genangan air didalam petakan sawah itu tetap, jangan lupa dibuat pula lubang pembuangan. Lubang pemasukan dan lubang pembuangan tidak boleh dibuat lurus. Hal ini dimaksudkan agar ada pengendapan lumpur dan kotoran-kotoran yang sangat berguna bagi pertumbuhan tanaman. Apabila lubang pemasukan dan lubang pembuangan itu dibuat lurus, maka air akan terus mengalir tanpa adanya pengendapanPada waktu mengairi tanaman padi di sawah, dalamnya air harus diperhatikan dan disesuaikan dengan umur tanaman tersebut. Sistem yang digunakan adalah pengairan berselang, diatur dengan cara sebagai berikut:1. Tanam bibit dalam kondisi sawah macak-macak2. Airi tanah secara berangsur 2-5 cm sampai tanaman berumur 10 hari3. Biarkan sawah mengering sendiri, tanpa diairi (biasanya 5-6 hari)4. Setelah permukaan tanah retak selama 1 hari, sawah kembali diairi setinggi 5 cm5. Biarkan sawah mengering sendiri, tanpa diairi (5-6 hari) lalu diairi setinggi 5 cm.6. Ulangi langkah 1-5 sampai tanaman masuk stadia pembungaan.7. Setelah tanaman berbunga sampai 10 hari sebelum panen lahan terus diairi setinggi 5 cm, kemudian lahan dikeringkan. By. Heza Putra, S.Pt. (THL-TBPP Kabupaten Dharmasraya) November 2018 Sumber :https://www.epetani.com/2017/07/teknik-pengelolaan-air-pada-tanaman-padi.html diakses tanggal 17 November 2018 http://carabrink.blogspot.com/2015/06/budidaya-tanaman-padi.html diakses tanggal 17 November 2018 Kegiatan SL (Demplot) Padi sawah di Jorong Ranah Kayu kalek, Nagari Silago, Kecamatan IX Koto. Kabupaten Dharmasraya