Loading...

PENGELOLAAAN AIR YANG TEPAT TINGKATKAN HASIL KOMODITAS PERTANIAN

PENGELOLAAAN AIR YANG TEPAT TINGKATKAN HASIL KOMODITAS PERTANIAN
[JAKARTA] Pertanian adalah sektor yang sangat bergantung pada ketersediaan air yang cukup dan berkualitas.Kementarian Pertanian (Kementan) menjalankan program pompanisasi dalam rangka mengatasi masalah kekeringan yang mengakibatkan gagal panen. Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengatakan, program pompanisasi merupakan solusi cepat untuk mengatasi masalah kekeringan yang masih terjadi di beberapa daerah di Indonesia. Solusi cepat untuk mitigasi kekeringan adalah pompanisasi. Pompanisasi sudah kami persiapkan sejak lima bulan lalu,” ujarnya. Sejalan dengan hal tersebut, Idha Widi Arsanti, Kepala BPPSDMP mengatakan bahwa dalam alam konteks perubahan iklim saat ini, di mana curah hujan menjadi tidak menentu dan risiko kekeringan meningkat, pengelolaan air yang efisien dan tepat menjadi semakin penting untuk memastikan ketahanan pangan dan produktivitas pertanian yang berkelanjutan. Optimalkan sistem irigasi hemat air mendorong penggunaan teknologi irigasi hemat air, seperti irigasi tetes atau sprinkler, dapat mengurangi pemborosan air dan mengarahkan air secara langsung ke tanaman yang membutuhkan. Teknologi ini terbukti dapat meningkatkan efisiensi penggunaan air hingga 30-50% dibandingkan metode konvensional”. ujarnya. Kepala BPPSDMP menambahkan bahwa membangun dan meningkatkan Kapasitas Penampungan Air Menyediakan fasilitas penampungan air hujan, seperti embung atau tandon, akan sangat berguna dalam menyimpan air di saat musim hujan untuk digunakan saat musim kemarau. Langkah ini juga mendukung ketahanan air untuk kebutuhan irigasi saat ketersediaan air menurun. Sementara itu agenda Ngobrol Asyik (Ngobras) volume 37, dilaksanakan pada Selasa (05/11/2024) bertemakan meningkatkan hasil pertanian dengan pengelolaaan air yang tepat menghadirkan narasumber Nurul Chair, Ketua Tim Kerja Mitigasi Iklim, Direktorat Irigasi Pertanian. Nurul Chair mengatakan bahwa meningkatkan dan mempertahankan ketersediaan air di tingkat usaha tani sebagai suplesi air irigasi untuk komoditas Tanaman Pangan, Perkebunan Hortikultura dan Peternakan tahun ini di fokuskan terhadap tanaman pangan khususnnya padi. Kegiatan untuk mendistribusikan air irigasi dengan menggunakan sarana pompa air. Kegiatan berupa sistem irigasi dengan pompa air sebagai penggeraknya dan sebagai sarana distribusi dapat menggunakan saluran terbuka lining saluran atau saluran tertutup pipanisasi”. jelasnya. Nurul Chair menambahkan kegiatan untuk mendistribusikan air irigasi dengan menggunakan saluran tertutup (sistem pipanisasi). Kegiatan pada tahun ini difokuskan sebagai suplesi irigasi baik yang berasal dari gravitasi maupun untuk mendukung irigasi yang menggunakan pompa air. Meningkatkan dan mempertahankan ketersediaan air, dilakukan dengan cara menampung atau meningkatkan muka air, dan mengoptimalkan pemanfaatan air yang sumber airnya berasal dari mata air, curah hujan run off, sungai dan atau sumber air lainnya yang berfungsi untuk suplesi air irigasi, meningkatkan fungsi jaringan irigasi pada irigasi tersier melalui kegiatan rehabilitasi dan peningkatan fungsi saluran (terbuka/tertutup), membangun sarana bangunan penang”.pungkasnya.-hevymay-