PENGELOLAAN REPRODUKSI CALON AKSEPTOR IB DENGAN CARA SINGKRONISASI BIRAHI
SingkronisasiBerahiadalahpenyerentakanbirahidenganmenggunakanhormon PG2α padaternaksapibetinadalamkondisitidak bunting TUJUAN Petanimengetahuicaramempercepatterjadinyaberahi MANFAAT Mempercepatterjadinyaberahipadaternaksapi ALAT DAN BAHAN Alat tulis Tali kandang jepit sapi Peralatan IB LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN 1.Siapkanternaksapibetina 2.Mengamatitingkahlakusapibetina 3.Memeriksaalatkelaminluar (Vulva sapi) 4.Menggaliinformasiterkaitsiklusbirahi 5.Kapanmelahirkan INFORMASI POKOK Sinkronisasi berahi adalah usaha yang bertujuan untuk mensinkronkan kondisi reproduksi ternak sapi atau upaya untuk menginduksi terjadinya birahi, umumnya dengan menggunakan hormon prostaglandin (PGF2a) atau kombinasi hormon progesteron dengan PGF2a Manfaat Sinkronisasi Berahi Mendukung intensifikasi pelaksanaan IB . Mengatasi masalah deteksi estrus seperti pada kasus silent heat (berahi tenang) dan subestrus Mengatasi anestrus pasca beranak Memperpendek days open Mengatasi masalah infertilitas tertentu. Sapi betina yang dapat dilakukan sinkronisasi berahi adalah sapi dara yang sudah pubertas dan dewasa tubuh tapi tidak bunting atau sapi induk produktif tidak bunting, sehat, tidak kurusdengan nilai Body Condition Scoring ( BCS ) antara 2,5 – 3. Sebelum dilakukan Sinkronisasi berahi sebaiknya ditanyakan sejarah perkawinan sapi termasuk tanggal kelahiran terakhir, jumlah perkawinan dan informasi kelainan atau penyakit sebelumnya yang mempengaruhi organ reproduksi. Hal ini penting dilakukan untuk menghindari hal – hal yang tidak sesuai dengan tujuan dari sinkronisasi Untuk menjaga keselamatan kerja dan menghindari resiko yang berbahaya bagi sapi maupun pemeriksa kebuntingan, maka sapi dimasukkan ke dalam kandang jepit dan dipastikan sapi aman untuk dilakukan palpasi rectal. Sapi ditempatkan pada kandang jepit dengan kondisinya nyaman tapi tidak leluasa bergerak sehingga tidak menimbulkan stress pada sapi Kandang jepit sangat diperlukan untuk memudahkan pemeriksaan, memberikan perlakuan dan menghindari kecelakaan pemeriksa akibat ditendang oleh ternak. Abd. Rasad, SP Penyuluh Kab. Sinjai Prov. Sul-Sel