Selasa, 30 Juni 2020 bersama Kepala Lapas Kelas II B Singaraja, Mut Zaini, A.Md IP, S.Sos.M.Si melaksanakan Pengembangan Azolla dengan penambahan di kolam tanah yang berbeda lokasi, di kebun BPP Kecamatan Buleleng, untk memenuhi pakan ternak dan ikan. Dalam pelaksanaan kegiatan persiapan lahan tersebut, dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas II B Singaraja didampingin staff dan Warga Binaan kurang lebih 3 orang, Koordinator BPP Kecamatan Buleleng I Ketut Kamara, MP mereka diajari dan didik untuk membuat dan mengembangkan Azolla di kolam tanah. Azolla ini bisa di budidayakan di persawahan, kolam tanah maupun jenis kolam lainnya seperti kolam terpal maupun kolam semen yang nantinya mendapatkan cahaya matahari secara langsung. Bibit tanaman paku air ini ddapat berupa spora maupun bibit langsung dari Azolla. Diharapkan kolam air yang memiliki ketinggian 5 hingga 20 cm, setelah pembuatan kolam selesai di lakukan, jangan terlalu jauh dengan tanah, karena Azolla akan berkembang dengan baik jika berada di air kolam yang mendekati tanahnya. Karena areal persawahan dan areal rawa adalah habitat asal dari tanaman paku air ini. Menurut Kepala Lapas Kelas II B Singaraja, Mut Zaini, A.Md IP, S.Sos.M.Si ada beberapa poin penting dan perlakuan khusus dalam budidaya Azolla adalah : Usahakan campuran tanah dan pupuk baik itu pupuk apapun mencapai tinggi hingga 5 cm dan ketinggian airnya tidak melebihi 30 cm dari atas permukaan tanah. Jika menggunakan air dari aliran air kolam ikan maka hasilnya akan lebih maksimal dikarenakan nutrisi yang terkandung dalam kolam ikan. Letakkan di daerah yang nantinya akan terkena sinar matahari secara langsung, hanya saja jangan terlalu panas. Jika menginginkan pertumbuhan yang banyak dan menumpuk, maka disarankan untuk menambahkan kadar nutrisi dari air kolam. Jangan lupa menambahkan pupuk P secara berkala.Kolam tempat budidaya Azolla berada dekat dengan daerah yang terkena sinar matahari langsung, ini akan mempercepat dan pengoptimalan pertumbuhannya. Jangan biarkan air kolam terlalu tinggi. Karena Azolla sangat membutuhkan unsur hara tanah agar bisa hidup dan berkembang biak. Gunakanlah pupuk urea pada saaat awal persiapan kolam. Namun jika kolam telah dipenuhi dan ditanami Azolla maka tidak disarankan untuk menggunakan pupuk urea lagi. Ini akan menyebabkan rumput tersebut menjadi mati. Begitu juga ketika menggunakan pupuk kandang untuk campuran media tanam rumput azolla. Jika terlalu bau, maka pupuk ini belum terfermentasi degan baik dan ini akan membunuh Azolla. Jangan langsung meletakkan bibit azolla yang akan di tanam di daerah yang terkena sinar matahari langsung. Namun letakkan terlebih dahulu di dalam wadah terpisah selama 2 hingga 3 hari. Setelah bibit terlihat sehat, bugar dan baru maka baru masukan kedalam media kolam budidaya tersebut. Semoga kerjasama ini bisa berlanjut lebih baik lagi. ( Penulis : Shinta Istihsan, SP - Penyuluh Pertanian Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng - Bali ).