Beras merupakan jenis cereal yang paling menonjol diantara yang lainnya karena dua per tiga dari populasi penduduk dunia mengkonsumsi beras sebagai makanan pokok. Inpari Blas adalah varietas unggul padi hasil pemuliaan berbasis molekuler. Inpari Blas memiliki keunggulan tahan penyakit blas dan tungro, agak tahan hama wereng batang coklat (WBC), dengan potensi hasil mencapai 9,03 ton/ha, tekstur nasi pulen. Lokasi pengembangan Inpari Blas di Kecamatan Selaawi Kabupaten Garut dilakukan di 2 lokasi dengan perbedaan ketinggian, dimana lokasi pertama dilaksanakan di Desa Pelitaasih dengan ketinggian lahan sawah di atas 800 meter di atas permukaan laut dengan pengairan teknis, luas hamparannya sekitar 1 ha. Lokasi ke dua dilaksanakan di Desa Selaawi dengan ketiggian lahan sawah anatar 500-600 m dpl dengan pengairan irigasi non teknis/tadah hujan. Pada tanggal 6 Maret 2018 telah berlangsung panen padi varietas Inpari Blas dilahan milik Bapak Usup di Desa Pelitaasih Kecamatan Selaawi dengan luas lahan 0,26 Ha dengan hamparan lahan sawah ditanami Inpari Blas seluas 1 Ha. Hasil ubinan yang dilakukan dengan ukuran 2,5 m X 2,5 m dari rata – rata 3 ubinan adalah 3,8 Kg Gabah Kering Panen atau sama dengan Produktivitas 6,08 Ton/Ha GKP. Hasil tersebut menunjukan adanya peningkatan produktivitas sebesar 4 % dari sebelumnya yang hanya 5,85 Ton/Ha. Pada tanggal 14 Maret 2018 telah berlangsung panen padi varietas Inpari Blas dilahan milik Bapak Apep di Desa Selaawi Kecamatan Selaawi dengan luas lahan 0,24 Ha dengan hamparan lahan sawah ditanami Inpari Blas seluas 1 Ha. Hasil ubinan yang dilakukan dengan ukuran 2,5 m X 2,5 m dari rata – rata 3 ubinan adalah 4,0 Kg Gabah Kering Panen atau sama dengan Produktivitas 6,4 Ton/Ha GKP. Hasil tersebut menunjukan adanya peningkatan produktivitas sebesar 5 % dari sebelumnya yang hanya 6,1 Ton/Ha Hasil ubinan di atas menunjukkan bahwa faktor ketinggian mempengaruhi produktivitas padi, tetapi tidak begitu signifikan. Selain faktor ketinggian, produktivitas padi juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti pengairan, pemupukan dan cuaca. Rencana tindak lanjut dari kegiatan ini diharapkan para petani menanam Varietas padi yang cocok/sesuai dengan kondisi lahan serta menerapkan Teknologi PTT jajar legowo yang telah teruji keberhasilannya. Ditulis : Hidayat